Red Tail Payara, Ikan Vampir Berekor Merah Yang Super Galak!

Sungai Amazon memang gudangnya ikan-ikan unik nan ganas. Di sana ada ikan arapaima yang ukurannya sepanjang kasur tidurmu, ada pula ikan piranha yang punya gigi-gigi tajam dan nafsu membunuh yang besar. Selain kedua jenis ikan tersebut, Sungai Amazon juga punya penghuni yang tidak kalah aneh. Ikan ini punya dua gigi tajam yang panjang. Bahkan, gigi ini tetap kelihatan walau mereka lagi menutup mulutnya.

Jenis ikan tersebut adalah Red tail payara yang juga populer disebut sebagai ikan vampir dari Sungai Amazon. Bagaimanakah bentuk detail dan habitat mereka di sana ya? Apakah ikan ini juga aman untuk dipelihara? Berikut penjelasannya lewat artikel di bawah ini:

 

Bentuk Fisik:

Dalam bahasa pribumi setempat, “tatauaia” berarti “ikan berekor merah’ yang menggambarkan karakteristik utama ikan ini. Hydrolycus tatauaia memiliki tubuh yang panjang dan ramping dengan kepala yang besar dan mulut yang kuat dengan sirip ekor yang agak berwarna kemerahan. Gigi-giginya yang besar dan tajam adalah salah satu ciri khas yang membedakan mereka dari ikan predator lainnya.

Salah satu hal yang paling menarik tentang Hydrolycus tatauaia adalah rahang mereka yang dapat ditempatkan di posisi ekstrem. Rahang bawah mereka dilengkapi oleh gigi-gigi yang tajam berada dalam posisi yang sempurna untuk menyerang mangsa dengan efektif.

 

Penyebaran Wilayah:

Persebaran geografis Hydrolycus tatauaia meliputi negara-negara seperti Brasil, Venezuela, Kolombia, dan Guyana. Mereka biasanya ditemukan di sungai-sungai besar dan anak sungai yang terhubung ke sistem sungai utama di wilayah ini.

Di Brasil, Hydrolycus tatauaia ditemukan di sungai-sungai Amazon dan ParanĂ¡, yang meliputi wilayah-wilayah seperti Amazonas, ParĂ¡, dan Mato Grosso. Selain itu, Hydrolycus tatauaia juga dapat ditemukan di Kolombia, terutama di wilayah sungai Magdalena dan Orinoco.

Dalam kesimpulan, Hydrolycus tatauaia memang tersebar di wilayah sungai di Amerika Selatan. Penyebaran mereka meliputi sungai-sungai besar dan anak-anak sungai di wilayah Amazon dan Orinoco.

 

Habitat & Karakteristik:

Habitat utama Hydrolycus tatauaia meliputi perairan sungai yang berair tawar dengan aliran yang kuat. Mereka cenderung menghuni perairan yang dalam dengan kedalaman yang bervariasi. Daerah-daerah dengan arus yang cepat, seperti zona perairan berbatu atau daerah rapids, seringkali menjadi tempat yang disukai oleh ikan ini.

Salah satu ciri lingkungan yang penting bagi Hydrolycus tatauaia adalah keberadaan struktur sungai yang kompleks. Mereka dapat ditemukan di dekat pepohonan tumbang atau akar-akar yang terendam di air. Vegetasi air yang rimbun juga sering menjadi tempat perlindungan bagi ikan ini. Mereka memanfaatkan struktur sungai ini untuk melindungi diri dan memperoleh makanan.

Habitat mereka yang menantang ini justru menjadi spot menarik bagi para pemancing karena tantangannya. Ikan ini juga sangat digemari oleh para pemancing berkat tarikannya yang kuat.

 

Makanan:

Ikan ini merupakan jenis ikan predator yang keji. Mereka tidak ragu memangsa apapun yang jatuh ke dalam air. Menu makanan Hydrolycus tatauaia meliputi ikan-ikan kecil, mamalia, burung, dan lain-lain. Mereka bisa bergerak cepat di dalam air, memangsa apapun yang muncul.

Keganasannya ini membuat jenis ikan payara selalu laris manis di pasaran dengan peminat yang banyak. Jika kamu ingin memeliharanya di dalam akuarium, baiknya tetap memberikan ikan ini pakan hidup agar insting predatornya tetap tajam.

 

Temperamen:

Hydrolycus tatauaia memang ikan yang ganas, namun di banyak kasus ternyata ikan ini bisa ditempatkan di satu akuairum bersama ikan lain. Walau begitu, kamu lebih baik memelihara ikan ini secara soliter agar mereka bisa menumbuhkan sisi ganasnya secara maksimal. Selain itu, kamu juga harus menyiapkan akuarium yang berukuran besar, minimal 120cm agar ikan ini bisa hidup tentram tanpa stress.

Ikan ini juga memerlukan arus yang kencang, layaknya di habitat asalnya. Jadi kamu juga harus menyiapkan wave maker atau powerhead berukuran maksimal.

 

Kesimpulan:

Red tail payara merupakan jenis ikan yang cukup langka di pasaran, berbeda dengan jenis payara lain seperti payara armatus yang keberadaannya cukup banyak di pasaran. Ikan ini termasuk ke dalam spesies pujaan kolektor karena kelangkaannya. Pastinya, harganya bakal selangit.

Tertarik buat melihara si payara ekor merah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *