Papua Shark Catfish Si Ikan Lele Dengan Bentuk Mirip Hiu

Nakama Aquatics – Ikan Hiu memang menjadi daya tarik buat masyarakat aplagi penghobi ikan. Bentuknya yang keren membuat banyak orang ingin memelihara di rumahnya. Masalahnya memelihara ikan Hiu tidak semudah itu, perlu persiapan dan perawatan yang matang.

Maka dari itulah banyak juga ikan-ikan lainnya bahkan yang air tawar sekalipun diberi embel-embel Shark karena memang secara bentuk mirip seperti ikan Hiu. Salah satunya adalah Papua Shark Catfish.

Dengan tubuhnya mirip seperti hiu tentu akan sangat menarik. Apalagi dia tergolong sebagai ikan catfish alais lele, yang punya asosiasi dengan hewan dengan daya tahan cukup kuat. Ditambah termasuk ikan air tawar, jadi tidak perlu ribet menyiapkan air laut.

Selain Papua Shark Catfish, ikan ini juga punya 2 nama lain yaitu Berney’s Shark Catfish dan Lesser Salmon Catfish.

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Actinopterygii

Ordo : Siluriformes

Famili : Ariidae

Genus : Neoarius

Spesies : N. berneyi

Nama Latin/Ilmiah :Neoarius berneyi

Bentuk Fisik

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa ikan ini punya bentuk tubuh mirip seperti hiu mulai dari sirip dan ekornya. Ditambah warnanya yang hitam membuat ikan ini tampak elegan. Tapi hitam pada tubuhnya tidak hitam pekat, biasanya agak keabu-abuan.

Jadi tidak heran ikan ini dijuluki sebagai “Shark Cats”. Mirip hiu tapi juga mirip kucing.

Kalau kamu perhatikan seksama, di bagian pnggungnya dan bagian samping area sirip atas, terdapat garis vertikal agak putus-putus berwarna kuning dengan jumlah 5-7 baris. Itulah yang membedakan ikan ini dengan Catfish lainnya.

Jika bentuk sekilas, tentu kamu atua mungkin orang awam akan melihatnya seperti ikan keting warna coklat yang biasa kita lihat atau kita pancing. Tapi ini berbeda.

Soal ukuran tubuh, secara sumber mengatakan angka yang berbeda. Secara rata-rat ikan Papua Shark Catfish bisa tumbuh sampai 38-45 cm. Tapi rekor ditemukan bisa sampai 91 cm.

Penyebaran wilayah

Papua Shark catfish atau yang punya nama latin Neoarius berneyi punya penyebaran wilayah di pantai Pasifik Selatan Australia Utara dan juga Papua Nugini. Spesies ini juga mendiami di bagian Teluk Carpentaria, sejauh arah barat di Sungai Mary.

Karena penyebarannya ada di Papua juga, jadi wajar apabila embel-embel namanya ada kata-kata “Papua” yang merupakan wilayah sebaran habitat asli ikan ini.

Makanan

Ikan Papua Shark Catfish suka sekali memakan krustasea, larva serannga, dan tanaman air. Dan ada satu hal gila tentang ikan ini. Meskipun kelihatannya ikan ini kalem, tapi ia mau makan tikus.

Jadi kalau kamu pelihara ikan ini, sangat mungkin diberi takus. Selain tikus juga, ia kadang memakan detritus dasar. Serta jika dilihat dari golongannya yaitu Siluriformes, maka bisa dipastikan ia termasuk hewan nokturnal seperti lele-lele pada umumnya.

Ia akan berburu mangsanya di malam hari dan akan bersantai atau istirahat di siang harinya. Mungkin bukan istirahat, lebih tepatnya akan lebih pasif di siang hari tersebut.

Saat kamu pelihara ikan ini, jangan khawatir untuk tidak makan pelet. Karena berdasarkan pengalaman, ikan ini justru suka dengan makan seperti pelet atau mungkin termasuk cacing beku. Jika ingin cepat besar, lebih disarankan memberinya diet atau makanan dengan pelet.

Habitat & Karakteristik

Menyinggung soal habitat, ikan Papua Shark Catfish hidup di sungai dan juga pesisir. Ia suka banget dengan perairan atau sungai dengan arus yang lambat dan sering ditemukan di air yang secara kondisi itu keruh.

Hal ini terbilang wajar, karena rata-rata, meski tidak semua, ikan lele-lelean bisa bertahan dan hidup di kondisi yang airnya keruh.

Ia hidup di air dengan pH 6,4-8.0, jadi dengan jangkauan pH sekitar 2, di bisa dibilang lebih fleksibel. Untuk temperaturnya sendiri ia bisa hidup di air dengan suhu 20-28 derajat Celcius.

Ketika kamu memeliharanya di akuarium atau bahkan kolam, jangan lupa untuk menyediakan kayu atau batu untuk tempatnya bersembunyi. Atau kalau mau alternatif lain bisa dengan dekorasi pipa yang besar sehingga bisa menjadi goa buatan untuknya.

Semakin nyaman, maka akan bagus untuk Papua Shark Catfish. Ketika dia bahagia, dia akan berkembang dengan fisik yang memanjakan mata.

Temperamen

Berdasarkan pengalaman, ikan ini cenderung kalem dan tidak berbuat usil atau menyerang ikan lainnya. Apalagi sampai membuat ikan terluka dan mati.

Catatan khusus

Saat ini belum ada catatan khusus terkait breeding dari ikan Papua Shark Catfish karena belum diketahui. Tetapi dilansir dari situs resmi Planet Catfish, ikan ini diasumsikan sebagai inkubator oral.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *