Ternyata Ini Rahasianya! 5 Langkah Jitu Melatih Menu Makan Bagi Ikan Predator

Nakama Aquatics – Ikan predator milik Anda rewel tidak mau makan? Susah untuk berganti menu makan? Tenang, kali ini Nakama Aquatics akan menjabarkan 5 langkah yang terbukti jitu untuk melatih ikan predator agar nafsu meskipun menu makanan berganti.

5 Langkah Jitu Melatih Menu Makan Bagi Ikan PredatorSumber gambar : talkfishy.com

Ikan predator menjadi hewan peliharaan yang cukup populer di beberapa tahun terakhir, bahkan diprediksi akan terus berkembang. Nah berbicara ikan predator, sebenarnya apa sih ikan predator itu? Gampangnya, ikan predator adalah ikan yang memangsa ikan lain atau daging sebagai makanannya.

Tidak heran apabila ikan predator digemari banyak orang, karena selain memangsa ikan lain dianggap keren, juga bisa dijadikan sebagai pelepas penat maupun stres. Sayangnya memelihara ikan predator tidak semudah yang kita bayangkan.

Yang perlu diketahui adalah tidak semua ikan predator memiliki makanan yang sama, ada berbagai macam menu makanan untuk ikan predator seperti ikan, udang, cacing, ulat, dll. Setiap makanan tentu memiliki gizi dan manfaat yang berbeda-beda. Contohnya seperti udang yang biasanya akan mempengaruhi warna pada ikan.

Perbedaan gizi serta manfaat makanan inilah yang memaksa para pemilik ikan predator mesti membuat menu makan yang variatif bagi si ikan predator.

Masalahnya, apakah mau ikan predator berganti menu makanan? Jawabannya BELUM TENTU! Tidak semua ikan predator dapat berganti menu makan dengan mudahnya.

Kendala inilah yang sering dikeluhkan bagi para pecinta ikan predator di Indonesia. Tapi tenang saja, kali ini Nakama Aquatics akan membahas tentang 5 langkah jitu untuk melatih menu makan yang variatif bagi ikan predator. Apa saja itu? Simak berikut.

1. Puasakan selama 3 hari

Langkah ini yang memang sudah umum dilakukan yaitu dengan cara memuasakan ikan selama 3 hari. Langkah pertama ini erat berkaitan dengan membuat ikan kelaparan terlebih dahulu, namun dengan cara yang masih dalam batas wajar.

Ketika si ikan predator sedang lapar-laparnya maka makanan apapun (entah itu ikan, cacing, udang, ulat, maupun serangga) akan langsung dilahap.

 

2. Beri daun ketapang

Kemudian langkah yang selanjutnya adalah memasukkan daun ketapang ke dalam air tank. Apa itu daun ketapang? Ketapang adalah sejenis pohon tepi pantai yang rindang. Biasanya daun dari ketapang memang populer untuk mengatasi kualitas air.

Kenapa harus daun ketapang ya? Kenapa tidak daun pepaya, daun kelapa, atau daun jeruk mungkin? Memang apa manfaat dari daun ketapang?
Fungsi dari daun ketapang sendiri adalah dapat menurunkan pH air. Dan tahukah Anda? Kebanyakan perairan tawar di daerah tropis memiliki air yang berwarna gelap kecoklat-coklatan yang disebabkan oleh daun ketapang.
Lalu hubungan antara nafsu makan ikan dengan penurunan pH air apa? Ternyata beberapa jurnal mengatakan bahwa nafsu makan ikan mengalami kenaikan ketika pH air berubah menjadi asam.

Untuk takaran daun ketapang bisa Anda kira-kira sendiri, ketika daun ketapang sudah tampak memenuhi permukaan air maka itu bisa dikatakan sudah cukup. Anda nantinya akan melihat warna air berubah menjadi gelap kecoklat-coklatan.

 

3. Kuras air tidak lebih dari 50%

Tahap yang ketiga adalah menguras air. Bisa jadi tahap kedua tadi membuat pH air terlalu asam sehingga kondisi air malah tidak stabil. Untuk itu kita perlu sedikit menyeimbangkan pH air dengan cari yang lain. Yaitu dengan menguras air tank tidak lebih dari 50% volume total.

Ketika proses menguras, usahkan yang dikuras adalah bagian bawah  atau bagian dasar di tank. Jadi seperti menguras air biasa, yang penting tidak lebih dari 50%.

 

4. Dekorasi yang nyaman bagi si ikan

Dekorasi yang nyaman bukan berarti dekorasi yang aneh-aneh, harus dikasih kayu, batu, ini, itu. Bukan. Maksudnya adalah Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apakah ikan tersebut suka dengan dekorasi yang terbuka (untuk berenang bebas) atau tertutup (biasanya untuk bersembunyi).

Anda sesuaikan kebutuhan dengan dekorasinya, pastikan mirip-mirip dengan habitat aslinya ya. Dan jangan lupa juga untuk menambahkan substrat seperti kerikil atau pasir jika perlu. Walaupun langkah ini tidak berdampak secara langsung, tapi tetap saja ini tahap yang penting.

 

5. Gabungkan dengan tankmate yang lahap

Tahap terakhir adalah memanfaatkan sifat ikan yang cenderung meniru tankmate-nya. Beberapa ada kasus ikan Bawal yang lama-kelamaan bersifat layaknya Piranha setelah sekian bulan dipelihara bersama ikan Piranha. Ini salah satu contoh bahwa ikan akan belajar dari tankmate-nya.

Namun pertanyaannya ikan apa yang cocok digabungkan? Tentu ikan yang sudah familiar dengan menu makanan yang baru tersebut. Mungkin harus ada contoh agar semakin paham.

Anda ingin mengubah makanan Peacock Bass yang awalnya makan ikan kecil yang hidup menjadi potongan udang. Nah, Anda perlu menambahkan tankmate yang sudah terbiasa makan potongan udang, entah itu ikan Pari, ikan Arwana, atau mungkin ikan Palmas.

Nah itulah 5 langkah jitu untuk melatih menu makan bagi ikan predator. Semoga artikel ini benar-benar bermanfaat dan dapat membantu ikan predator Anda. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *