9 Pilihan Ikan Asal Benua Afrika yang Bisa Kamu Pelihara
Benua Afrika punya keberagaman hayati yang sangat menarik, termasuk dengan jenis-jenis ikan di sungai-sungainya. Berbeda dengan benua Asia atau Amerika Selatan yang ikan-ikannya sudah dikenal luas dalam pasar ikan hias, benua Afrika masih dianggap ‘menyembunyikan’ banyak misteri soal jenis-jenis ikan yang ada disana.
Padahal, cukup banyak ikan asal Afrika yang bisa kamu pelihara dan tersedia di pasaran. Mau tahu apa saja? Berikut 9 jenis ikan asal Afrika yang bisa kamu pelihara!
1. African cichlid
Sejak pandemi melanda dunia pada tahun 2020, semua masyarakat (termasuk Indonesia) mencari hobi baru untuk mengisi waktu luang. African cichlid menjadi salah satu ikan yang naik daun.
Keberagaman jenisnya membuat penghobi bisa memilih ikan mana yang ia sukai. Jenis African cichlid jumlahnya ada ratusan. Mereka menjadi pilihan karena punya warna dan sifat seperti ikan laut.
Jadi buat kamu yang ingin pelihara ikan laut, namun belum punya sarana serta fasilitasnya, African cichlid bisa menjadi opsi alternatifnya.
2. Lungfish
Di kalangan pecinta ikan predator, Lungfish sudah lumayan harum namanya. Ikan ini adalah seekor predator oportunis yang akan memakan berbagai macam mangsa, namun pergerakannya lamban.
Walau terlihat kalem, Lungfish tetaplah seekor predator berbahaya. Gigitannya yang kuat bisa dengan mudah membelah serta memotong tubuh mangsanya. Serem ya?
3. African butterfly fish
Jenis ikan ini unik banget. Jika kebanyakan ikan gemar beraktivitas di dasar atau area tengah baik di akuarium ataui di habitat asalnya, ikan ini hidup dengan memanfaatkan permukaan air sebagai tempat ia mencari mangsa.
Bentuknya sekilas mirip kupu-kupu, maka dari itu ikan ini dinamakan African butterfly fish. Masuk ke dalam famili Pantodontidae, ikan ini sudah sering ditemukan di pasaran lokal. Unik dan mengagumkan.
4. Congo tetra
Jika ikan tetra biasanya berukuran kecil dan hanya memiliki daya tarik dari segi warna, Congo tetra punya semuanya. Warnanya keren, bentuknya menarik, plus siripnya yang panjang semakin menambah daya tarik band ini.
Congo tetra adalah perenang area tengah akuarium, sekaligus pemangsa yang rakus. Mereka akan bergerak cepat dalam mengambil makanan, baik itu pelet atau cacing. Mereka adalah ikan yang sangat aktif.
5. African Tigerfish
Di kalangan penghobi ikan predator, jenis African tigerfish pasti menjadi salah satu ikan impian. Kendalanya, ikan ini bukanlah ikan yang pas untuk pemula.
Walau bentuknya seperti monster, namun African tigerfish bisa dibilang ikan yang cukup rapuh. Jenis yang paling tepat untuk penghobi disini yang punya akuarium tidak terlalu besar adalah Hydrocynus forskahlii karena ukurannya yang kecil.
6. Elephant nose fish
Ikan belalai gajah sudah cukup dikenal luas di pasaran Indonesia. Jenisnya yang dipasarkan juga lumayan banyak, namun yang terkenal adalah Mormyrus longirostris yang dikenal dengan nama Baby dolphin.
Beberapa tahun lalu ikan ini dipasarkan sebagai ikan yang pintar dan bisa berinteraksi dengan tingkah yang menggemaskan.
Semua kepintaran itu karena adanya aliran listrik kecil di dalam tubuh mereka yang membuat ikan ini bisa mendeteksi mangsa serta menjadi interaktif kepada manusia.
7. Synodontis decorus
Synodontis sering dianggap sebagai ikan tipe bersih-bersih seperti ikan sapu-sapu. Di sisi lain mereka sering juga dianggap sebagai ikan penganggu karena bisa menghilangkan lendir di tubuh ikan lainnya.
Tampilannya yang unik serta kebiasaannya berenang secara ‘terbalik’ membuat banyak orang tetap memeliharanya. Synodontis decorus berbeda dengan synodontis biasa karena ukurannya lebih kecil dan bentuknya juga lebih imut.
8. Arwana nile
Berbeda dengan jenis Arwana pada umumnya, Arwana asal Sungai Nil ini punya bentuk yang unik. Kepala dan moncongnya berbentuk agak bulat.
Walau disebut ‘Arwana’, namun ikan ini justru lebih dekat ke keluarga arapaima atau Arapaiminae. Mereka tersebar dengan luas di seluruh Afrika dan termasuk ke dalam kategori ikan predator.
9. Papyrocranus afer
Sama seperti si Arwana, ikan ini adalah ikan belida tapi dari Afrika. Papyrocranus afer dikenal dengan nama reticulated knifefish atau mudahnya, Belida afrika.
Berbeda dengan belida biasa, ikan ini punya motif unik di badannya dan terlihat sedikit seperti motif di tubuh ular. Ukuran maksimal ikan ini mencapai 80cm, jadi kamu harus memiliki akuarium yang lumayan besar ya.
Itulah ke-9 ikan yang berasal dari benua Afrika. Tidak semuanya ikan predator dan tidak pula ikan yang ‘baik’. Semua bisa menjadi pilihan kamu sesuai dengan tipe serta kriteria yang kamu sukai.
Belum dikenalnya Afrika sebagai tempat asal ikan di dunia penghobi membuat ikan-ikan asal Afrika bisa menjadi peliharaan yang non-mainstream.
