Apa Bagian Tubuh Manusia yang Dimakan Oleh Si Ikan Terapi?
Pernah tidak kamu mengetahui ada sejenis ikan yang dipakai untuk terapi? Terapi yang biasa dilakukan manusia kepada manusia, di jaman sekarang semua bisa jadi berbeda, karena sekarang ada ikan yang dipakai sebagai pengganti terapis.
Ikan-ikan sakti ini dipakai untuk melakukan terapi kepada manusia. Khasiatnya katanya sih sangat manjur, karena praktek ini juga sudah berlaku sejak 10 tahunan belakang, atau malah lebih?
Jenis ikan yang sering dipakai menjadi ikan terapi adalah ikan bernama gararufa, namun semakin kesini ada juga ikan lain yang juga bisa dipekerjakan sebagai terapis. Ikan tersebut adalah ikan nilem.
Kira-kira apa sih yang dilakukan ikan-ikan tersebut kepada manusia? Apa yang mereka makan dari bagian tubuh kita? Jangan-jangan malah membahayakan? Yuk simak artikel di bawah ini!
Ikan nilem merupakan ikan omnivora yang berarti ikan ini memang memakan hampir apa saja yang bisa mereka makan. Di habitat aslinya, ikan ini juga dikenal memakan apa saja mulai dari cacing sampai tumbuhan air.
Tak heran jika ikan ini juga sangat sering dibudidayakan, karena pakannya mudah, serta menghasilkan secara komersial karena ikan ini juga laris manis dijual sebagai ikan konsumsi.
Sudah laris manis sebagai ikan konsumsi, sekarang ikan nilem punya kegunaan dan fungsi lain yaitu menjadi ikan terapi. Kesukaan ikan ini untuk makan menjadi alasan mengapa ikan nilem akhirnya bisa dipakai menjadi ikan terapi.
Terapi ikan biasanya mengharuskan pasien untuk memasukkan kakinya ke dalam bak atau ember berisi ikan-ikan tersebut. Nantinya, ikan-ikan ini akan mendekati kaki sang pasien lalu menggigitinya. Tentu saja kata ‘menggigit’ ini bukan berarti ikannya akan melukai kaki si pasien ya, justru di sini lah peran mereka bekerja sebagai terapis.
Ikan-ikan nilem akan memakan lapisan kulit-kulit mati yang ada di kaki si pasien. Menurut The Cureus Journal of Medical Science, terapi ikan ini ternyata sangat berguna untuk kesehatan manusia karena bisa melancarkan sirkulasi darah, menghaluskan kulit, hingga mengurangi stress.
Beberapa orang malah mempercayai kalau terapi ikan ini juga bisa menyembuhkan penyakit kulit seperti psoriasis. Entah benar atau tidak, namun pamor terapi ikan memang semakin menanjak dari tahun ke tahun.
Sensasi digigit ikan kecil-kecil memang seru, rasanya agak sedikit geli-geli nikmat. Terapi ikan memang menjadi salah satu tipe terapi yang cukup digemari oleh banyak penikmatnya.
