Site icon Nakama Aquatics

4 Jenis Ikan Payara yang Semuanya Mengerikan

Makin kesini jenis ikan predator yang tersedia di pasaran memang semakin unik. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah jenis ikan vampir asal Amerika Selatan ini. Payara dikenal sebagai ikan predator yang sangat ganas.

Bukan cuma ganas, ikan ini juga memiliki sebuah ciri-ciri yang bikin kamu kengerian, soalnya mereka punya dua buah taring yang keluar dari mulutnya. Selayaknya makhluk penghisap darah yang sering menjadi tokoh antagonis di film horror.

Jenis ikan paraya bukan cuma 1, tapi ada banyak. Hampir semuanya memiliki ciri-ciri bentuk fisik yang sama. Penasaran dengan jenis-jenis payara lain selain payara armatus? Baca artikel ini sampai habis ya!

1. Hydrolycus scomberoides

Sempat diyakini cuma berasal dari Brazil, namun fakta terakhir menyebutkan Hydrolycus scomberoides juga tersebar di negara lain seperti Bolivia, Peru, dan Ekuador.

Walau tidak seterkenal Paraya amratus, namun Hydrolycus scomberoides punya ukuran yang lebih besar dari saudaranya tersebut.

Dilansir dari fishbase.com, ukuran ikan ini bisa mencapai 117cm, berbeda hampir dua kali lipat ketimbang saudaranya, Paraya amratus. Di balik fakta ini banyak juga yang berkata jika Paraya amratus adalah ikan yang lebih besar ukurannya.

2. Hydrolycus tatauaia

Sama seperti famili Hydrolycus lainnya, Tatuaia juga mempunyai gigi garing yang panjang, berguna untuk ‘menombak’ mangsanya. Ciri paling unik dari ikan ini dan agak membedakannya dengan jenis Hydrolycus lainnya adalah warna ekornya yang merah.

Warga lokal di aliran Sungai Amazon sering memanggil ikan ini dengan sebutan ‘ekor api’. Mereka hidup di aliran sungai deras dan punya ukuran maksimal di 45cm. Mereka juga baru ditemukan di tahun 1999.

3. Hydrolycus wallacei

Hydrolycus wallacei ditemukan pada tahun 1999, di tahun yang sama dengan ditemukannya Hydrolycus tatauaia. Ikan ini menjadi yang paling kecil dibanding saudara-saudaranya.

Dari segi tampilan, ikan ini memang tidak berbeda jauh dengan jenis Hydrolycus lainnya, namun ukuran mereka adalah yang terkecil karena paling besar hanya 36cm saja. Sirip ekor ikan ini juga lebih kecil ketimbang jenis Hydrolycus lainnya.

4.Hydrolycus amratus

Inilah ikan yang paling beken di keluarga Hydrolycus. Dikenal dunia sebagai dugtooth tetra atau vampire tetra, ikan ini menjelma sebagai salah satu ikan yang paling diminati di dunia ikan hias, juga dunia memancing karena kekuatannya yang besar.

Hydrolycus amratus atau yang dikenal luas sebagai Payara amratus adalah ikan yang hidup di aliran sungai deras. Mereka mempunyai gigi taring yang paling panjang ketimbang jenis Paraya lainnya, mencapai 5cm. Ukuran maksimal Hydrolycus adalah 85-95cm.

Memelihara ikan Payara bukanlah hal yang mudah. Kamu harus memiliki tank besar, filtrasi yang bagus, dan aliran arus yang cukup deras agar mereka bisa merasakan suasana alam asalnya. Paraya memang ikan yang sangat eksotis, tapi bukan pilihan tepat untuk pemula.