Pasukan Senyap!! 9 Ikan Air Tawar Tipe Bawah yang Populer Dipelihara

Nakama Aquatics – Sekitar 14 hari yang lalu, kita sudah membahas mengenai tipe ikan berdasarkan letaknya terhadap permukaan air. Mulai dari ikan tipe atas, ikan tipe tengah, sampai ikan tipe bawah.

Setelah membahas ikan tipe atas dan tipe tengah, kali ini spesial akan membahas ikan tipe bawah, atau yang biasa disebut sebagai Bottom Cleaner.

Ikan tipe bawah ini sangat berguna ketika kamu memelihara ikan di akuarium/tank. Perannya sebagai pembersih di area bawah akuarium/tank tentu tidak bisa dianggap remeh. Mereka bisa membersihkan sisa-sisa makanan yang mungkin sudah menyatu dengan tanah atau bahkan tertimbun dengan batu.

Hal ini tentu sangat bermanfaat ketika penghobi ikan hias ingin akuarium/tank miliknya selalu bersih. Dengan begitu, sudah pasti kehadiran ikan-ikan tipe bawah ini begitu penting di sebuah akaurium/tank. Lalu apa saja ikan air tawar tipe bawah yang populer dipelihara? Kamu penasaran? Yuk simak berikut!!

1. Red Tail Catfish

Pada urutan pertama ada yang namanya ikan Red Tail Catfish, atau dengan nama latin Phractocephalus hemioliopterus. Ikan ini punya keperawakan yang lucu, sangat mirip seperti tokoh Doraemon.

Bentuk dan perpadauan warna merah pada ekor Redtail Catfish kontras dengan dengan warna putih pada bagian perut dan hitam pada bagian atasnya. Oh iya, berbicara mengenai ukuran tubuh, ikan ini bisa dikategorikan sebagai ikan predator yang sangat besar. Bagaimana tidak? Redtail Catfish mampu tumbuh mencapai panjang 1,8 meter dengan berat hingga 80 kilogram.

Redtail Catfish ini suka sekali memakan mulai dari ikan kecil, potongan udang, udang hidup, cacing beku, ulat, bahkan hingga pelet. Ya, sebagai ikan tipe bawah, Redtail Catfish ini tergolong ikan yang sangat rakus. Ia dengan lahapnya memakan apapun yang dirasa bisa ia makan.

Tapi kamu harus memperhatikan bahwa ikan Redtail Catfish ini agak susah dalam mengontrol jatah makanan. Biasanya dalam kebanyakan kasus, ikan ini akan memuntahkan apa yang dimakan apabila berlebihan alias kekenyangan. Tentu hal tersebut membuat akuarium/tank kamu bisa menjadi kotor.

Biasanya jika sudah ada indikasi mulai kekenyangan, perut Redtail Catfish akan tampak terlalu gemuk dan membulat. Jika sudah seperti itu, hentikan pemberian makanan pada ikan ini.

2. Palmas Endlicheri

Selanjutnya di urutan kedua ada yang namanya ikan Palmas Endlicheri, atau yang punya nama latin Polypterus endlicheri. Seperti julukannya, yaitu “si ikan naga bertubuh pasir”.

Rasanya tidak berlebihan kok apabila kita menyebutnya bertubuh pasir, coba kamu lihat sendiri deh, bagaimana? Sekilas memang mirip corak-corak substrat pasir kan?

Jika kita amati secara seksama, warna tubuh ikan Palmas Endlicheri coklat lalu dihiasi dengan corak-corak hitam. Di bagian atasnya terdapat sirip-sirip kecil yang terpisah satu sama lain, namun tetap agak berdekatan. Sisanya, kurang lebih mirip-mirip dengan jenis ikan Palmas lainnya.

Lalu dikutip dari situs resmi Fish Base, ikan Palmas Endlicheri ini mampu tumbuh mencapai panjang hingga 63 cm dengan berat hampir 3,3 kilogram. Wow besar sekali ya?

Ikan naga ini senang sekali dengan substrat yang lembut seperti pasir ditambah tempat untuk bersembunyi. Tempat bersembunyi bisa apa saja, contohnya batu-batuan yang membentuk gua atau mungkin bisa juga tanaman air.

3. Cory Catfish

Berikutnya pada urutan yang ketiga ada yang namanya ikan Cory Catfish, alias genus Corydoras. Ikan ini sangat imut, bahkan mungkin bisa dibilang sulit untuk mencari ikan yang lebih imut daripada ikan Cory Catfish ini.

Ikan ini suka sekali berkeliling kesana-kemari di area bawah akuarium/tank, entah itu sekedar menjelajah atau mencari sisa-sisa makanan.

Ikan Cory Catfish ini sangat cocok untuk kamu yang pelihara ikan-ikan kecil. mengingat ikan Cory Catfish ini tidak bsia tumbuh terlalu besar. Bahkan spesies terbesarnya saja, yaitu Emerald Cory, hanya mampu tumbuh sampai 9 cm. Sedangkan untuk spesies terkecilnya, yaitu Panda Cory, bisa tumbuh sampai sekitar 2,5 cm.

Kalau kamu berniat untuk memelihara Cory Catfish ini di dalam akaurium/tank kamu, maka sebaiknya peliharalah mereka secara berkelompok. paling tidak dalam satu akuarium/tank tersebut ada 6 ekor Cory Catfish. Tentu semakin banyak semakin bagus pula.

Mengenai makanan, Cory Catfish tidak terlalu muluk-muluk. Mereka bisa kamu beri makan mulai dari pelet, cacing darah, dan lainnya.

4. Yoyo Loach

Lalu di urutan keempat ada yang namanya ikan Yoyo Loach, atau yang punya nama latin Botia almorhae. Ikan ini sering dijumpai di pasar-pasar ikan hias air tawar. Biasanya menghuni di akuarium dengan tanaman-tanaman air yang melimpah.

Beberapa penghobi ikan hias ada yang mengatakan bahwa ikan Yoyo Loach akan merespon kehadiran sang pemilik ikan tersebut. Sehingga seola-olah antara si penghobi ikan dengan Yoyo Loach tampak sedang bermain-main dari balik kaca akuarium.

Perlu kamu ketahui, ikan Yoyo Loach ini adalah ikan yang damai. Tetapi sebenarnya bisa juga sedikit agresif kalau kamu menggabungkannya dengan tankmate yang salah.

Sebaiknya kamu juga memelihara ikan Yoyo Loach ini yang punya karakter kurang lebih sama. Jangan sampai ikan yang merupakan tankmate Yoyo Loach itu terlalu jinak atau bahkan terlalu agresif. Karena kalau terlalu jinak juga, tankmate tersebut bakal terintimidasi oleh gerombolan ikan Yoyo Loach.

Kamu juga harus perhatikan kondisi kondisi airnya mulai dari pH, suhu dan lainnya. Mereka biasanya aktif banget ketika malam hari dan bakal menggali substrat seperti pasir maupun kerikil-kerikil.

Oh iya, kamu bisa memberinya makanan berupa cacing darah, udang air asin, dan serangga. Tapi mereka juga bakal tidak bakal menolak kalau kamu kasih pelet.

5. Tiger Shovelnose Catfish

Selanjutnya pada urutan kelima bertengger ikan Tiger Shovelnose Catfish, atau yang punya nama latin Pseudoplatystoma fasciatum. Ikan ini kadang juga disingkat dengan sebutan ‘TSN’. Tentu para penggemar ikan predator sudah tidak asing lagi dengannya.

Mengingat, ikan ini banyak sekali dijual di berbagai tempat toko ikan hias Indonesia. Salah satu alasan mengapa ikan ini sangat disukai adalah, selain harganya yang terjangkau, bentuknya pun eksotis.

Ikan Lele yang satu ini punya tubuh layaknya harimau. Seolah-olah, ikan Tigershovelnose Catfish merupakan gabungan dari ikan dengan harimau. Tubuh bagian bawahnya berwarna keputihan dan bagian atas berwarna abu-abu gelap. Dan tentu garis loreng-lorengnya menjadikannya mirip sekali seperti harimau.

Tercatat ikan Tigershovelnose Catfish dapat tumbuh mencapai panjang hingga 90 cm. Lumayan besar untuk sekelas ikan Lele. Soal makanan, ia biasanya memakan mulai dari ikan kecil, udang, cacing, hingga serangga.

6. Pari Motoro

Pada urutan keenam ada yang namanya ikan Pari Motoro, atau yang punya nama latin Potamotrygon motoro. Ikan Pari yang satu ini sangat populer di kalangan pecinta ikan hias.

Ikan Pari Motoro ini punya daya tarik yang sangat tinggi ditambah ia termasuk ikan pari air tawar dengan harga termurah. Meski beigtu, memelihara ikan Pari Motoro ini bukanlah perkara yang mudah. Banyak sekali kejadian dimana para penghobi yang belum mahir memelihara ikan Pari, tiba-tiba ikan Pari mati miliknya mati.

Hal tersebut sebenarnya dikarenakan ikan Pari Motoro adalah ikan yang sangat sensitif dengan kualitas air. Maka dari itu, jika ingin memelihara ikan Pari ada baiknya menggunakan sistem filtrasi yang sangat mumpuni agar kualitas air selalu terjaga dan bersih.

Soal makanan, sebenarnya ikan Pari Motoro sangat fleksibel dalam hal ini. Ia bisa saja memakan mulai dari cacing darah, potongan udang, sampai ikan kecil. Ya, sebagai salah satu ikan tipe bawah, Pari Motoro sangat bisa diandalkan untuk membersihkan sisa-sisa makanan di akuarium/tank kamu.

7. Otocinclus Catfish

Selanjutnya di urutan ketujuh ada yang namanya ikan Otocinclus Catfish, atau yang punya genus Otocinclus. Untuk julukan nama, ia punya banyak nama panggilan seperti Dwarf Sucker, Otto, Otto Cat, sampai Midget Sucker Fish.

Ikan Otocinclus Catfish ini punya sifat yang begitu tenang dan tidak konfrontatif. Ia bisa digabungkan dengan ikan lain seperti Cory Catfish, dan dengan udang air tawar maupun siput.

Tapi ada juga tankmate yang harus kamu hindari untuk digabung dengan Otocinclus ini seperti ikan Koki, Oscar, Convict, hingga jenis Cichlid lainnya.

Ikan Otocinclus Catfish ini termasuk hewan herbivora. Ia suka menggigit alga yang ada di sekitar akuarium/tank. Selain itu makanan favorit lainnya adalah wafer ganggang. Kamu juga perlu menyiapkannya tempat untuk ia bersembunyi karena pemalu adalah salah satu sifatnya.

8. Featherfin Catfish (Synodontis)

Lalu pada urutan kedelapan ada yang namanya ikan Featherfin Catfish, atau yang punya nama latin Synodontis eupterus.

Meski sekilas tidak terlalu mencolok, namun tubuhnya sangat unik karena berwarna abu-abu atau coklat dengan bintik-bintik hitam di sekujur tubuhnya. Seolah-olah Synodontis yang mirip leopard ini berada di akaurium/tank kita di area bawah.

Menghuni di batu bata dan bersembunyi di sela-selanya sudah menjadi kebiasan ikan Featherfun Catfish ini. Lalu yang membuatnya aneh adalah ikan Synodontis ini akan saling bertengkar satu sama lain, tapi akan aku bila digabung dengan ikan lainnya. Ya benar, bahkan Synodontis kerap mengabaikan ikan-ikan kecil, yang mana sebenarnya ia bisa saja memakannya kalau mau.

Ikan Featherfin Catfish dapat tumbuh mencapai panjang hingga 25 cm. Jadi pastikan akuarium/tank yang kamu siapkan cukup ya untuk ukuran segitu. Juga jangan lupa siapkan batu bata untuk tempatnya bersembunyi.

9. Palmas Senegalus

Terakhir pada urutan yang kesembilan ada yang namanya ikan Palmas Senegalus, atau yang punya nama latin Polypterus senegalus. Sama seperti ikan Arowana, ternyata Palmas Senegalus ini juga dijuluki sebagai ‘ikan Naga’.

Ikan Palmas Senegalus adalah ikan hias yang bertipe karnivora, itu artinya ikan naga yang satu ini adalah ikan predator. Palmas Senegalus sangat suka apabila ia memakan sejenis krustasea alias udang-udangan.

Palmas Senegalus punya karakter yang sedikit unik. Meksipun ikan ini termasuk ikan tipe bawah, tapi tidak jarang lho ikan hias ini berkeliling kesana-kemari di akuarium. Artinya, ikan ini cukup aktif sebagai ikan tipe bawah, karena biasanya ikan tipe bawah cenderung diam di tempat dan pasti sangat membosankan untuk dilihat.

Temperamen Palmas Senegalus sebenarnya baik-baik saja, walaupun harus sedikit waspada. Pasalnya apabila ada tankmate yang muat di mulutnya, maka Palmas Senegalus tidak segan-segan untuk memakannya, apalagi jika ia sedang kelaparan.

Oh ya, berbicara mengenai ukuran tubuh, Palmas Senegalus ini termasuk kecil lho jika dibandingkan dengan jenis Palmas lainnya. Palmas Senegalus hanya dapat tumbuh mencapai panjang sekitar 35 cm saja.

Nah itulah tadi 9 ikan air tawar tipe bawah yang populer dipelihara. Kira-kira mana yang kamu punya atau bahkan ingin seger kamu miliki nanti? Semoga bermanfaat!!

One thought on “Pasukan Senyap!! 9 Ikan Air Tawar Tipe Bawah yang Populer Dipelihara

  • May 5, 2020 at 3:11 am
    Permalink

    Min bikin dong, ikan predator yang bisa lama di tank 40cmx30cmx35cm. Soalnya di rumah blom ada space, jadi baru punya ukuran segitu

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *