9 Ikan Hias Untuk Penghuni Kolam Besar Kamu, Predator Bisa?

Nakama Aquatics – Buat kamu yang mungkin udah bosen sama suasana ikan hias yang ada di dalam akuarium, kayaknya harus nyobain deh bikin suasana ikan yang ada di kolam. Ikan-ikan yang berada di kolam memang lebih mengutamakan yang namaya top view.

Top view ini lebih ke istilah dimana ikan hias yang non predator ataupun yang predator punya pandangan yang bagus jika dilihat dari atas. Apalagi jika kolamnya outdoor atau berada di luar ruangan. Beuuh biasanya pasti bagus banget.

Dan kolam yang dimaksud disini bisa kolam apa aja yaa seperti kolam terpal, kolam intext, kolam fiber, kolam semen, dan jenis-jenis kolam lainnya. Lalu apa aja nih ikan hias yang cocok untuk masuk di kolam besar jumbo kamu?

1. Silver Arowana

Pilihan pertama kamu bisa menambahkan yang namanya ikan Silver Arowana. Ikan Silver Arowana ini sudah biasa kita lihat sebagai penghuni kolam baik itu di kalangan para penghobi ikan ataupun tempat wisata.

Cuma emang yang menjadi cataan adalah, ikan Silver Arowana itu dijuluki sebagai monyet air. Maka dari itu sebaiknya kamu antisipasi apabila ikan Silver Arowana ini loncat. Entah dengan meninggikan kolam atau memberikan penutup seperti paranet.

Dilihat dari atas sih, ikan Silver Arowana suka banget berenang ke sana kemari. Dengan warnanya yang keperakan, tentu akan sangat mencolok kalau kolam kamu berwarna gelap.

Makananya pun nggak ribet. Kamu bisa kasih makan mulai dari cacing, ikan kecil, dan lainnya. Ikan Silver Arowana juga cenderung kalem ketika di kolam dengan ikan-ikan lainnya.

2. Koi

Pilihan kedua, kamu bisa tambahkan juga yang namanya ikan Koi. Mungkin kalau ikan Koi terdengar sangat mainstream. Karena banyak banget yang pelihara ikan Koi di kolam.

Tidak hanya penghobi, bahkan restoran pun kadang memelihara ikan Koi di kolam kan? Tapi tetap saja, meskipun mainstream, ikan Koi tetap jadi primadona buat dipelihara di kolam.

Dengan warna-warninya yang kece banget ditambah liuk-liuk tubuhnya yang anggun bikin kolam ikan kamu terasa lebih indah. Makanannya pun paling praktis yaitu pelet.

Asyiknya kalau punya ikan Koi, kadang ada beberapa kasus ketika kita berada di pinggir kolam, maka ikan Koi akan mendekat ke arah kita. Dan sepertinya hal itu karena ikan Koi sudah punya hubungan dekat dengan manusia.

3. Red Tail Catfish

Pilihan ketiga, kamu bisa tambahkan yang namanya ikan Red Tail Catfish. Atau ada juga yang menyebutnya dengan panggilan singkat yaitu RTC.

Red Tail Catifsh ini bener-bener gemesin banget. Kenapa? karena ikan Red Tail Catfish punya muka seperti doraemon. Mukanya yang lebar, mulutnya juga gede banget, ditambah perutnya yang seingkali sangat gendut. Ikan ini bisa jadi perhatian yang menarik di kolam ikan kesayangan kamu.

Ikan Red Tail Catfish ini juga perlu diwaspadai meskipun bentuknya lucu. Karena seringkali kita tertipu dengan keimutannya, sampai-sampai kita nggak sadar kalau ada beberapa tankmate iaknnya yang hilang alias sudah dilahap sama Red Tail Catfish.

Selain itu juga, kalau kamu pelihara ikan ini di kolam intex ataupun terpal, hindari memasukkan Red Tail Catfish karena patilnya dikhwatirkan menusuk dan membuat lubang pada kolam. Jadi elbih aman kalau kolam yang kamu punya adalah kolam yang keras seperti kolam semen misalnya.

4. Patin Albino

Kemudian pilihan yang keempat adalah Patin Albino. Ya, sebenarnya ada juga ikan Patin yang biasa, hanya saja ketika kita punya Patin yagn albino, kesan “hiu putih’ dan warna kuning agak kremnya sangat mencolok di sebuah kolam.

Dan itu akan membuat kolam kamu lebih menarik. Ditambah lagi karakter ikan Patin secara umum yang emang suka berputar kesana-kemari.

Ikan patin Albino juga bukanlah ikan yang galak, sehingga kamu bisa lega dan nggak khawatir ketika digabung dengan ikan Koi yang ada di pilihan sebelumnya.

Makanan ikan Patin pun juga nggak ribet. kamu bisa kasih Patin albino ini dengan pelet ataupun cacing tanah.

5. Genghis Khan

Selanjutnya pilihan yang kelima kamu bisa juga kasih ikan Genghis Khan. Ikan Genghis Khan seringkali disebut hiu air tawar. Dari julukannya saja kita sudah bisa menebak kalau ikan ini pas sekali ditaruh di sebuah kolam ikan apalagi kolam outdoor.

Sekilas ikan Genghis Khan mirip sekali dengan Patin pada umumnya. hanya saja yang membedakan adalah ukuran mulutnya yang lebih lebar, sirip yang lebih tinggi, serta ekornya lebih tinggi juga. Dan bahkan ada beberapa Genghis Khand engan proporsi tubuh agak bantet.

Hal itu bikin genghis Khan makin degemari masuk di kolam ikan kesaangan. Belum lagi soal karakternya yang suka muter-muter kesana kemari dan ia bakal gesit juga ketika ia mencium bau makanan.

Contoh makanan yang bisa kamu kasih seperti potongan ikan lele, potongan udang, sampai cacing beku.

6. Toman

Berikutnya pilihan yang keenam kamu bisa pilih yang namanya Toman. Toman ini termasuk jenis Channa dan sering banget kita lihat di manapun berada di kolam.

Memang ada juga sih yang pelihara di akuarium, cuma ketika dipelihara di kolam, maka sensasi mosntenrya itu berasa banget. Contoh Toman monster yang mungkin fenomenal di Indonesia adalah milik dari channel Youtube Imam Noer.

Toman pun jika melahap mangsa tidak main-main. Dengan kecepatan dan rahangnya yang kuat, ikan-ikan pakan seperti ikan mas, ikan lele, bahkan ikan nila pun nggak akan berkutik.

Dan perawatan ikan Toman juga sangat mudah sekali. Di beberapa kasus bahkan kolam tanpa filtrasi pun juga aman-aman aja sebenarnya jika isinya adalah ikan Toman ini.

7. Asian Arowana

Pada urutan ketujuh kamu bisa tambahin yang namanya ikan Asian Arowana. Asian Arowana yang dimaksud ini bisa seperti Red Tail Golden Arowana ataupun Super Red Arowana.

Kalau kamu suka suasana kolam yang agak berwarna oranye, maka Red Tail Golden bakal cocok banget masuk di koalm ikan kamu. Akan tetapi kalau kamu suka suasana kolam yang agak kemerahan, maka ikan Super Red Arowana adalah jawabannya.

Sama seperti ikan Silver Arowana, selalu hati-hati untuk kemungkinan Arowana yang bakal loncat. Pastikan pakai kolam yang agak tinggi permukaannya atau dikasih penutup supaya aman.

Soal makanannya sendiri bisa serangga, udang, dan lainnya. Intinya menyesuaikan kebutuhan dan persediaan makananmu saja.

8. Pari air tawar

Selanjutnya pada urutan kedelapan ada yang namanya ikan pari air tawar. Ikan pari air tawar ini juga disebut sebagai piring terbang. Karena memang bentuknya seperti piring lingkaran dan terbang ke sana kemari.

Tapi yang dimaksud disini adalah terbang di dalam air kolam kamu ya. Seru banget kan kalau bisa ngeliat ikan pari berenang ke sana kemari di kolam kamu?

Yang perlu diperhatikan adalah kualitas air yang benar-benar dijaga. Selain itu ketika kamu masuk ke dalam kolam, mungkin membenarkan/maintenance kolam, sebaiknya hati-hati karena ada duri pada ekor yang beracun.

Soal makanan kamu bisa kasih dengan potongan udang atau cacing beku. Dan memang semakin besar ikan pari, maka semakin bagus juga pemandangan kolam kamu.

9. Alligator Gar

Terakhir kamu bisa tambahkan opsi yang satu ini yaitu ikan Alligator Gar. Ikan Alligator Gar sangat bagus kalau kamu suka ikan yang rakus dan tampilan dari atas terlihat dengan jelas.

Dan banyak juga penghobi ikan yang memelihara ikan ini di sebuah kolam. Entah itu kolam terpal ataupun semacam kolam semen. Karena yang bikin unik dari ikan Alligator Gar adalah bentuknya yang mirip seperti ikan normal namun dengan kepala buaya.

Seperti yang dibilang tadi, ikan Alligator Gar yang cenderung rakus bisa dijadikan ajang tontonan ketika kita bosan juga dengna suasana hidup.

Tapi yang harus diperhatikan adalah tankmate atau iakn yang digabung dengan ikan ini. Pastikan jangan terlalu kecil karena dikhawatirkan malah akan menajdi mangsa bagi ikan Alligator Gar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *