Pelihara Ini Aja!! 7 Ikan Hias Air Tawar yang Mudah Dipelihara

Nakama Aquatics – Ikan hias air tawar sangat populer di Indonesia. Selain bentuknya yang indah dan harganya yang murah, rata-rata nih ikan hias air tawar itu mudah dipelihara lho.

Kamu bisa memeliharanya di akuarium atau kalau kamu punya space/ruang lebih, kamu bisa memeliharanya di kolam. Tentu semua tergantung selera masing-masing. Ada orang yang lebih nyaman jika memelihara ikan hias air tawar di akuarium karena mungkin enak bisa dilihat. Tetapi ada juga orang yang punya selera memelihara ikan hias air tawar di kolam karena mungkin mengira pemandangan yang bagus adalah dari sisi atas.

Sumber gambar : [at]kingkoigoldfish (Instagram)

Nah tapi mungkin masih ada yang belum tahu ya, kira-kira ikan apa aja sih yang mudah dipelihara. Penasaran? Tanpa basa-basi deh langsung simak ulasan berikut.

 

1. Cupang

Sumber gambar : [at]indo_bettafish (Instagram)

Siapa sih yang tidak mengenal ikan Cupang? Hampir semua orang pasti tahu apa itu ikan Cupang. Jangankan yang sudah berkecimpung di dunia ikan hias. Seharusnya orang awam pun juga tahu apa itu ikan Cupang, saking populernya ikan ini.

Ikan Cupang memang bukanlah ikan yang dapat tumbuh sangat besar, ikan ini punya ukuran yang bisa dibilang cukup kecil. Bayangkan saja, ikan Cupang rata-rata hanya mampu tumbuh mencapai sekitar 7,5 cm saja (bisa saja lebih).

Dibalik tubuhnya yang kecil dan mungil, ikan ini punya kemampuan unik lho. Apa itu? Ikan Cupang ternyata mampu menghirup udara secara langsung melalui permukaan air dengan menggunakan organ tubuhnya yang disebut labirin.

Sifat yang khas dari ikan Cupang adalah kebiasaannya untuk beradu ketika disatukan dalam suatu tempat. Nah maka dari itu kalau mau memelihar aikan Cupang lebih dari 1 ekor, sebaiknya masing-masing individu dipisahkan ya agar tidak saling menyerang satu sama lain.

 

2. Guppy

Sumber gambar : [at]vpaul57 (Intsagram)

Berikutnya ada ikan Guppy yang mengisi posisi kedua. Sama seperti ikan Cupang, ikan Guppy juga termasuk ikan kecil karena panjang tubuhnya hanya mampu mencapai kurang dari 2,5 cm.

Nah ikan Guppy ini sebenarnya bukan dari Indonesia lho, tapi dari Amerika Selatan. Karena saking hebatnya kemampuan adaptasi dari ikan Guppy, mereka dengan mudah berkembang biak di lingkungan Indonesia dan bahkan seluruh dunia.

Pertama kali ikan Guppy diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1920an sebagai ikan hias akuarium. Banyak orang Indonesia yang kemudian mulai memeliharanya di gelas kaca kecil, toples, dan tempat-tempat kecil yang praktis lainnya.

 

3. Louhan

Sumber gambar : [at]peletlucky88 (Intsagram)

Semua pasti dengan sangat mudah mengenali ikan ini karena ciri-cirinya yang memiliki semacam benjolan di jidatnya. Yup, dia adalah ikan Louhan. Ikan ini pernah booming di Indonesia beberapa tahun yang lalu.

Perlu kamu ketahui bahwa sebenarnya ikan Louhan adalah hasil dari penggabungan dari beberapa jenis Cichlid. Hingga akhirnya jadilah ikan louhan yang kita kenal sekarang, memiliki corak yang menarik dan sangat bervariasi.

Tentu daya tarik utama ikan ini adalah jenong atau semacam benjolan di jidatnya. Selain itu, corak-coraknya yang berwarna-warni menjadikannya nilai tambah untuk ikan ini.

 

4. Koki

Sumber gambar : [at]kingkoigoldfish (Instagram)

Yang berikutnya adalah ikan koki. Siapa sih yang tidak pernah melihat ikan Koki? Parah banget kalau kamu belum pernah melihat ikan Koki. Karena ikan ini sering ada di mana-mana.

Apabila kamu pernah ke toko ikan, pasti ada saja ikan Koki yang tampak. Atau apabila kamu berkunjung ke restoran, beberapa ada yang menyediakan pemandangan ikan hias dan ikan hias tersebut salah satunya adalah ikan Koki. Atau biasanya kamu mendapati ada tukang jual ikan yang keliling menggunakan sepeda, nah mereka paling tidak juga membawa ikan Koki bukan?

Sebenarnya ikan Koki ini berasal dari Cina, hanya saja dipopulerkan oleh negara Jepang. Kemudian dengan kecerdasannya, orang Jepang mengembangkan ikan Koki menjadi lebih banyak variasi warna dan bentuk yang sangat indah.

Nah kesalahan yang sering dialami oleh hobiis ikan pemula ketika memelihara ikan Koki adalah memberi makan terlalu banyak. Karena kalau ikan ini diberi makan terlalu banyak, yang terjadi justru malah mati. Dan mereka malah mengatakan bahwa ikan Koki susah untuk dipelihara.

Sebenarnya gampang, hanya saja orang-orang yang baru pelihara ikan Koki belum tahu jika ikan Koki bisa mati karena kekenyangan. Maka dari itu jika kamu memelihara ikan Koki, jangan diberi makan langsung banyak sekaligus. Lebih baik sedikit-sedikit, tetapi rutin.

 

5. Koi

Sumber gambar : ktm-hosting.com

Kalau punya kolam ikan rasanya tidak lengkap ya bila tidak menambahkan ikan yang satu ini. Ikan Koi memang sudah sangat terkenal dengan tempat peliharannya yang ada di kolam. Ikan ini pasti menjadi daftar yang wajib dibeli apabila seseorang mempunyai kolam ikan.

Sama seperti ikan Guppy, ikan Koi juga awalnya datang ke Indonesia sekitar tahun 1920an. Jika kamu ingin memelihara ikan Koi, sebaiknya air yang kamu gunakan harus punya suhu yang cukup rendah alias dingin. Karena hal itu akan membuat ikan Koi tetap nyaman dan tidak stres.

Kemudian ada sesuatu yang harus kamu ketahui tentang ikan Koi. Ketika kamu memeliharnya dan ingin memberi makan, ikan-ikan Koi cenderung bakal menghampiri/mendekati kamu. Apalagi jika sudah di dekat tanganmu yang memegang pelet, kamu dapat dengan mudahnya melakukan handfeeding pada mereka.

Secara morfologinya, ikan koi ini memiliki tubuh yang bisa mencapai 3-5 kilogram. Atau bahkan kamu punya yang lebih berat? Yah kira-kira tidak jauh beda dengan ikan mas. Dari sisi warna, ikan hias yang satu ini sangat bervariasi lho.

 

6. Arwana

Sumber gambar : [at]doremonster (Instagram)

Kemudian pada posisi keenam ada ikan Arwana. Mungkin sebagian dari kalian bakal bertanya-tanya, lho kok ada ikan Arwana? Bukannya ikan itu susah ya peliharanya?

Sebenarnya tidak juga kok, ikan Arwana masih tergolong mudah untuk merawatnya. Hanya saja memang memerlukan budget yang lebih banyak serta pengetahuan tentang cara merawatnya.

Ikan Arwana banyak digemari karena bentuk tubuhnya yang elok dan indah untuk dipandang. Sudah pasti ikan ini sangat populer di Indonesia. Meski punya harga yang mahal, kenyatannya banyak juga kok orang Indonesia yang memelihara ikan Arwana, baik di akaurium maupun di kolam.

Ikan Arwana ini umumnya dapat mencapai panjang 1 meter. Jenisnya pun bermacam-macam mulai dari Super Red, Golden Red, Jardini, Green Pino, dan lain-lain.

 

7. Neon Tetra

Sumber gambar : pelcksman.net

Di posisi terakhir ada ikan Neon Tetra sebagai ikan hias air tawar yang mudah dipelihara. Ikan ini berasal dari Amerika Latin, mungkin lebih tepatnya berada di Sungai Amazon. Sungai yang sangat terkenal itu lho.

Bentuk fisik dari ikan Neon Tetra ini pun cukup unik. Tubuhnya berwarna biru dihiasi dengan garis merah serta perak putih di bagian perutnya. Tidak berhenti sampa di situ, ikan Neon Tetra juga punya tubuh warna biru menyala-nyala bagaikan ada lampu di dalam tubuhnya.

Dan perlu kamu ketahui bahwa ikan Neon Tetra sering dipelihara bergerombol alias berkelompok dalam suatu tempat (dalam hal ini akuarium). Kalau berbicara soal jumlahnya, biasanya paling tidak ada sekitar 10 ekor dalam 1 akuarium. Kebiasannya bergerombol inilah yang terkadang justru membuat kita terhibur dan bisa melepaskan stres setelah beraktivitas.

Nah itulah 7 ikan hias air tawar yang mudah dipelihara. Daftar ikan-ikan tersebut bisa kamu jadikan referensi apabila kamu ingin memelihara ikan tapi masih pemula. Apapun ikannya, tetap rawat mereka sebaik mungkin ya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat ya. Jangan lupa untuk menyebarkan artikel ini ke teman-temanmu agar mereka juga tahu.

One thought on “Pelihara Ini Aja!! 7 Ikan Hias Air Tawar yang Mudah Dipelihara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *