7 Jenis Ikan Channa yang Populer 2021 Beserta Harganya

Nakama Aquatics – Hobi memelihara ikan hias semakin digandrungi apalagi semenjak pandemi. Dan salah satu ikan hias yang digandrungi juga selain Cupang adalah ikan Gabus.

Dahulu memang ikan gabus selalu diidentikkan dengan ikan konsumsi, alias ikan untuk dimakan. Namun ternyata kini masyarakat sudah mulai sadar kalau ikan Gabus atau biasa disebut ikan Channa ternyata punya jenis yang beragam dengan ukuran tubuh, ukuran sirip, warna, corak dan karakteristik yang berbeda.

Dan kamu, sebagai salah satu penghobi ikan yang ingin/sedang merawat ikan Channa, pasti penasaran apa saja ikan Channa yang populer di tahun 2021 beserta harga pasarannya. Yuk simak berikut!

1. Channa Andrao

Pada urutan pertama ada yang namanya ikan Channa Andrao. Ikan ini adalah salah satu jenis Gabus yang berasal dari rawa-rawaLefraguri di Distrik Jalpaiguri, Bengal Barat, India. Disana ia hidup di perairan dengan suhu sekitar 14-28 derajat Celcius.

Ikan Channa Andrao punya sebutan lain yaitu Dwarf Neon. Di akuarium, ia bisa mencapai panjang 15 cm. Sedangkan du alam hanya mencapai 10 cm.

Channa Andrao terbilang jenis ikan Gabus yang baru dideskripsikan, yaitu pada tahun 2013 oleh dr. Ralf Britz. Nama Andrao didekasikan untuk Andrew Rao, seorang eksportir ikan di India atas dukungannya terhadap eksplorasi ichthyologi di daerah tersebut.

Sebelumnya, Channa Andrao dikenal oleh hobiis dengan nama dagang Channa sp. Assam, Channa sp. Lal Cheng, atau Blue Bleheri. Lokasi tempat Channa Andrao berasal, dekat dengan kota Barobisha yang termasuk dalam zona daratan subtropis, antara sungai Raidak dan Sangosh. Keduanya merupakan anak Sungai Brahmaputra yang memiliki iklam fluktuatif dan drastis, baik volume air maupun arusnya.

Habitat Channa Andrao diketahui terletak di negara bagian Assam, India, dan beriklik tropical moonsoon forest yang punya curah hujan tinggi, kelembapan tinggi, dan musim panas dengan suhu tinggi. Namun secara umum,, Assam berada di Northeastern India yang punya 4 musim yaitu musim panas, musim hujan, musim dingin, dan musim semi-gugur. Sebagai catatan, India merupakan negara dengan wilayah luas dan iklim berbeda hampir di setiap wilayahnya.

Pada musim semi (Maret-April) dan musim gugur (September-Oktober), suhu di Lefraguri menjadi sedang dengan curah hujan sedang. Saat musim kemarau, rawa-rawa di Lefraguri bisa menjadi sangat kering dan tidak ada air. Pada kondisi ini, Channa Andrao menggali lumpur yang mengandung air dan hidup di lubang sejak pertengahan hingga akhir Oktober. Sementara itu, ketika musimnya reda dan masih ada hujan, kegiatan hibernasi ikan Channa Andrao bisa mundur waktunya. Saat air kembali ada, Channa Andrao akan segera memijah.

Channa Andrao sempat diberi nama dagang Blue Bleheri. Padahal, Channa Andrao sama sekali bukan varian dari Channa Bleheri. Keduanya sangat berbeda. Channa Andrao adalah tipe mouthbrooder, sedangkan Channa Bleheri bukan.

Mengenai harganya sendiri, untuk Channa Andrao memiliki harga kisaran Rp 110.000 untuk ukuran 3-5 cm, Rp 200.000 untuk ukuran 5-6 cm, Rp 500.000 untuk ukuran 7-8 cm, dan Rp 1.300.000 untuk ukuran 13 cm.

2. Channa Asiatica

Berikutnya pada urutan kedua ada yang namanya ikan Channa Asiatica. Atau biasa juga disebut sbeagai Chinese Snakehead. Untuk ukuran tubuhnya sendiri, ikan Channa Asiatica diketahui dapat tumbuh mencapai panjang 34 cm dan varian Red Spot dapat tumbuh mencapai 40 cm.

Channa Asiatica ini berasal dari CIna, tepatnya berada di Sungai Yang Tze dan Xun di provinsi Guangxi Guangdong, Vietnam Utara, serta diintroduksi juga di Taiwan dan Jepang, tepatnya di Pulau Ishigaki Shima dan Pulau Ryuku.

Sebagai salah satu ikan Gabus, wajar ikan Channa termasuk ke dalam karakter yang agresif. Jadi kamu harus berhati-hati saat memeliharanya. Habitat Channa Asiatica ini sangat beragam, dari area hutan yang tergenang, genangan-genangan air, hingga aliran sungai berarus pelan.

Di habitatnya, Channa Asiatica sering ditemukan bersembunyi di antara akar pepohonan, ranting-ranting, atau daun-daun kering.

Salah satu keunikan memeliha ikan Channa Asiatica adalah penghiobi sulit menerka bentuknya saat dewasa. Saat masih anakan, gabus jenis ini sangat pemalu dan kerap bersembunyi. Namun saat dewasa, aktivitas berenangnya di area terbuka semakin meningkat. Dorsal fin-nya yang tinggi membuatnya terlihat semakin mengesankan.

Oh iya, ada fakta menarik juga tentang ikan ini. Channa Asiatica merupakan salah satu dari beberapa jenis Channa yang sering keluar dari air dan berjalan bergerak dengan gerakan tubuh yang membentuk huruf S di daratan. Kemungkinan besar gal inilah yang menyebabkan Channa Asiatica bisa ditemukan di habitat yang berbeda-beda.

Channa Asiatica ini diketahui punya 4 variasi warna. Varian yang pertama, ada Chanan Asaitica White Spot dengan form kuning. Varian yang kedua, ada Channa Asiatica White Spot dengan warna dasar tubuh cokelat. Form seperti ini yang umum beredar di kalangan penghobi.

Yang ketiga ada Channa Asiatica Red Spot. Dimana kombinasi pada variasi ini punya spot berwarna putih dan merah menyala pada bagian lateral line. Dorsal fin yang tinggi dan anal fin berwarna biru membuat varian ini makin memukau. Yang keempat ada juga Channa Asiatica Less Spot, dimana varian ini punya bintik yang sedikit atau bahkan tidak ada.

Untuk harganya sendiri, ikan Channa Asiatica Red Spot dibanderol dengan harga sekitar Rp 190.000 untuk ukuran 5-6 cm, Rp 225.000 untuk ukuran 7-8 cm, dan Rp 600.000 untuk ukuran 8-10 cm.

Untuk ikan Channa Asiatica Whiste Spot bisa dibanderol dengan harga sekitar Rp 145.000 untuk ukuran 3-5cm, Rp 195.000 untuk ukuran 5-6 cm, Rp 700.000 untuk ukuran 13 cm dan Rp 1.200.000 untuk ukuran 20 cm.

Adapun varian ikan Channa Asiatica Red Spot Whitespot (RSWS) bisa dibeli dengan harga berkisar Rp 85.000 untuk ukuran 4-5 cm, Rp135.000 untuk ukuran 7-8 cm, dan Rp 800.000 untuk ukuran 17 cm.

3. Channa Aurantimaculata

Lalu pada urutan ketiga ada yang namanya ikan Channa aurantimaculata atau biasa juga disebut Channa auranti. Ikan ini punya sebutan lain yaitu Orange-spotted Snakehead dan juga Golden Cobra Snakehead.

Ikan Channa Auranti ini dapat tumbuh mencapai panjang sekitar 40 cm. Karakter dari ikan Channa Auranti cenderung agresif.

Ikan ini merupakan endemik sungai Brahmaputra, Assam, dan Arunachal Pradesh, Timur Laut India. Habitat ikan Channa Auranti berupa tropical moonsoon rainforest dengan curah hujan tinggi, kelembapan tinggi, dan musim panas bersuhu yang sangat tinggi. Ia hidup di sungai, rawa, dan kolam yang terhubung ke Sungai Brahmaputra.

Yang mengejutkan adalah Channa Auranti mampu menggali tanah mencapai kedalaman 2 meter untuk berhibernasi ketika musim dingin kering.

Channa Aurantimaculata yang beredar saat ini terdiri dari 2 tipe, yaitu hasil breeding di Jerman dan tangkapan alam dari India. Sejak 2010, harga ikan ini cenderung stabil karena kehadirannya di pasar bersifat musiman dan belum ada hasil breedingnya di dalam negeri.

Iklan tropis seperti Indonesia pada dasarnya tidak cocok untuk jenis gabus ini, kecuali di daerah tinggi atau pengunungan. Bukannya ikan Gabus ini tidak kuat dengan cuaca panas, tetapi keadaan di habitat aslinya sulit diperoleh di dalam akuarium.

Setiap penghobi ikan pasti kepincut dengan Chanan Auranti, karena tampilannya sangat menarik. Gabus ini memiliki kombinasi warna kontras, terang, dan tegas yang tidak semua Channa memilikinya. Ditambah siripnya yang tinggi, membuat Channa Aurantimaculata terlihat angkuh sekaligus anggun.

Di habitat aslinya, sebelum moonsoon suhu di Assam sangat panas. kemudian saat musim dingin kering, suhu dingin tetapi udara kering. Pada keadaan tersebut Channa Aurantimaculata menggali tanah dan istirahat. Selama itu pula ia tidak makan hingga 8 bulan sampai air kembali tiba. Perilaku tersebut yang tidak mungkin terjadi seutuhnya di akuarium, sehingga penerapannya bisa aja jauh berbeda dan membahayakan.

Kalau kamu ingin tetap memelihara ikan Channa Auranti di Indonesia, hal yang harus dilakukan penghobi adalah mengurangi pakan pada awal musim dingin (November-Desember) dan menurunkan suhu airnya. Artinya kita memperpendek masa istirahatnya. Tidak perlu meniru seutuhnya, tetapi memenuhi kebutuhannya untuk istirahat pada musim dingin.

Untuk harga dari ikan Channa Aurantimaculata sendiri bisa kamu dapatkan dengan harga Rp 550.000 untuk ukuran 15-17 cm dan Rp2.600.000 untuk ukuran 24 cm. Kalau dipikir-pikir, Channa Auranti ini cukup merogoh kocek yang lumayan dalam.

4. Channa Bleheri

Selanjutnya pada urutan keempat ada yang namanya ikan Channa Bleheri. Ikan ini punya sebutan lain yaitu Rainbow Snakehead. Sesuai namanya, yaitu Rainbow Snakehead, ikan Channa Bleheri ini punya corak layaknya pelangi.

Habitat aslinya sama seperti ikan Channa Andrao dan Channa Aurantimaculata, yaitu di tropical moonsoon rainforest dengan curah hujan tinggi, kelembapan tinggi, dan musim panas dengan suhu sangat tinggi.

Habitatnya berupa aliran sungai dan terkadang ditemui di kubangan air dengan volume air sedikit. Saat musim kemarau tiba, volume air akan berkurang yang terkadang hanya menyisakan lumpur. Pada saat tersebut, Channa Bleheri akan membenamkan tubuhnya dan menunggu hingga air datang kembali.

Channa Bleheri adalah salah satu dwarf Channa alias gabus kerdil dari India. Ia aktif berenang dan tidak hanya diam seperti Channa Gachua. Soal harga, ikan Channa Bleheri tergolong tidak mahal-mahal amat.

Ikan ini bisa kamu banderol dengan harga Rp 160.000 untuk ukuran 4-5 cm dan Rp 300.000 untuk ukuran 7-9 cm.

5. Channa Marulioides

Berikutnya pada urutsan kelima ada yang namanya ikan Channa Marulioides atau biasa disebut Channa Maru. Ikan ini sebenarnya punya banyak panggilan seperti Emperor Snakehead dan jug Toman Bunga.

Channa Marulioides merupakan salah satu gabus berukuran besar alias ‘big size’ yang menjadi favorit penghobi. Ia dapat tumbuh mencapai panjang 65-80 cm.

Ikan Channa Marulioides berasal dari Sungai di SUmatra Tenggara, Sungai Kapuas di Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Samarinda, Kalimantan Timur, Semenanjung Malaysia, Pahang, dan Thailand Selatan.

Sesuai nama lokalnya, yaitu Toman Bunga, di tubuhnya terdapat pola hitam putih menyerupai bunga. Gaya renang ikan Channa Marulioides ini sangat anggun dengan karakter kalem tetapi tetap agresif. Secara temperamen, lebih kalem dibandingkan dengan Channa Micropeltes.

Bentuk Channa Marulioides pada saat dewasa bisa berbeda-beda, bahkan daam satu batch. Walaupun perbedaan secara fisik Channa Maru yang berada di Sumatra, Kalimantan, Malaysia, dan Thailand tidak terlalu mencolok.

Gabus ini memiliki kebiasaaan unik ketika memangsa. Meskipun mangsa sudah di depan mata, terkadang tidak langsung disantap, tetapi diperhatikan terlebih dahulu. Tidak seperti kebanyakan Gabus yang langsung menghajar jika ada mangsa di depannya.

Channa Marulioides sering dinamai Maru biru, Maru merah, atau Maru kuning. Nama-nama tersebut sebenarnya hanya nama dagang atau penyebutan di kalangan penghobi. Penemunya sendiri tidak pernah menyebutkan seperti itu.

Terlebih ada pemahaman salah bahwa Blue Marulioides sama dengan Channa Melanoptera. Ada juga yang menyebut Channa Melanoptera varian dari Channa Marulioides yang tentu saja juga salah.

Untuk harganya sendiri, ikan Channa Marulioides dibandrol dengan macam-macam harga tergantung variasinya juga. Dimana yang paling sering ditemui adalah ikan Channa Maruioides varian Yellow Sentarum.

Channa Marulioides Yellow Sentarum bisa kamu beli dengan harga Rp 75.000 untuk ukuran 8-10 cm, Rp 250.000 untuk ukuran 15 cm, Rp 1.200.000 untuk ukuran 23 cm, Rp 1.750.000 untuk ukuran 24 cm, dan Rp 3.000.000 untuk ukuran 37 cm. Tentu harga-harga tersebut juga disesuaikan dengan corak bunga serta warnanya.

Sedangkan untuk Channa Marulioides Red Barito bisa kamu banderol dengan harga Rp 90.000 untuk ukuran 5 cm, Rp 230.000 untuk ukuran 11 cm, dan Rp 650.000 untuk ukuran 25 cm.

6. Channa Micropeltes

Pada urutan keenam ada yang namanya ikan Channa Micropeltes. Ikan ini biasa dipanggil Toman atau Giant Snakehead. Ia terkenal dengan karakternya yang sangat agresif.

Ikan ini dapat tumbuh mencapai panjang hingga 1,5 meter. Tentu itu ukuran yang cukup besar. Habitat ikan Toman tersebar di sebagian besar Asia Tenggara, meliputi Barat Daya Sungai Mekong di Laos, Kamboja, dan Vietnam. Termasuk di Thailand Tengah dan Selatan Semenanjung, Singapura, dan Kepulauan Sunga Besar di Sumatra, Kalimantan, serta Jawa. Ikan ini juga ditemui di sejumlah kepulauan yang lebih kecil, termasuk Bangka Belitung.

Habitat ikan Channa Micropeltes berupa sungai yang besar dan dalam di daratan rendah, danau pedalaman, rawa, termasuk kanal buatan manusia dan waduk. Selain habitat aslinya, ikan ini dilaporkan berada di perairan dari beberapa negara bagian Amerika Serikat, termasuk Maine, Massachusetts, Maryland, Rhode Island, Virginia, dan Wisconsin. Hal ini bukan karena sebaran alaminya, tetapi diperkirakan karena perbuatan tidak bertanggungjawab penghobi yang melepaskan ikan setelah ukurannya menjadi besar dan melebihi akuarium yang digunakan.

Ikan Channa Micropeltes ini bisa kamu banderol dengan harga sekitar Rp 20.000 untuk ukuran 11-13 cm, Rp 250.000 untuk ukuran 25 cm, dan Rp 1.000.000 untuk ukuran 50 cm. Kalau dipikir-pikir murah juga ya.

7. Channa Pulchra

Terakhir pada urutan ketujuh ada yang namanya ikan Channa Pulchra. Ikan ini biasa juga dipanggil sebagai Peacock Snakehead. Ikan Channa Pulchra ini juga termasuk ke dalam Gabus yang agresif.

Ikan Channa Pulchra diketahui dapat tumbuh mencapai panjang 30 cm. Tentu ukuran tersebut sangat cocok untuk kamu yang tidak punya tank dengan ukuran yang besar.

Chanan Pulchra berasal dari daerah subtropis di Myanmar. Suhunya bisa sangat dingin, antara 16-26 derajat Celcius, karena saat musim hujan, aliran air dari gunung Himalaya mengalir ke habitat ikan Channa Pulchra.

Ia hidup di aliran-aliran sungai jernih berkadar oksigen tinggi dengan arus kencang, tetapi bukan berarti ketika memelihara ikan ini wajib berarus. Channa Pulchra juga merupakan jenis favorit banyak penghobi karena warnanya cantik dan aktif berenang. Sehingga penampilannya sangat asik untuk dinikmati. Apalagi jika kita sebagai penghobi bisa melakukan hand feeding terhadap ikan Gabus ini.

Untuk harganya sendiri, ikan Chanan Pulchra bisa kamu beli dengan harga Rp 90.000 untuk ukuran 5-7 cm, Rp 150.000 untuk ukuran 7-9 cm, dan Rp 430.000 untuk ukuran 14 cm.

Nah jadi itulah 7 ikan Channa atau Gabus yang populer di tahun 2021 beserta harganya. Memang meskipun harga dan ciri-ciri mereka unik, itu semua kembali ke selera kita seperti apa. Semoga bermnafaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

//oackoubs.com/4/1236643