Alasan Ikan Red Tail Catfish Jadi Malapetaka di Akuarium Kamu

Nakama Aquatics – Kamu pasti tidak asing lagi dengan ikan Red Tail Catfish. Ya, bentuknya yang lucu dan menggemaskan mirip sekali dengan Doraemon menjadikannya daya tarik tersendiri.

Biasanya banyak yang suka memelihara ikan predator khususnya Red Tail Catfish ini karena cara makannya. Namun tak jarang karena keasyikan memberi makan, akhir ikan Red Tail Catfish ini pun muntah.

Lalu seperti apa bahaya dan malapetaka yang bisa ditimbulkan dari ikan Red Tail Catfish ini? Kamu penasaran? Yuk simak berikut!!

Ikan RTC yang bisa jadi malapetaka
Sekilas tentang ikan Red Tail Catfish
Sekilas tentang ikan Red Tail Catfish

Sekilas, Red Tail Catfish adalah salah satu ikan predator air tawar yang cukup populer di kalangan pecinta ikan hias. Bentuk muka, terutama mulutnya agak lebar ditambah dengan kumis membuatnya makin mirip dengan tokoh doraemon.

Secara garis besar, ikan ini berasal dari berasal dari Sungai Amazon, Orinoco, dan Essequibo.

Biasanya ikan ini sering ditemukan di perairan air tawar seperti sungai atau danau yang sangat luas.Sebagai ikan nokturnal, ia suka bersembunyi di tanaman air dan pasir pada siang hari. Baru ketika malam hari, ia melancarkan aksi berburunya.

Kesalahan saat memeliharanya
Kesalahan saat memelihara Red Tail Catfish

Biasanya banyak penghobi yang memang suka sekali dengan pemandangan ikan predator yang memangsa ikan-ikan kecil. Termasuk dalam kasus ikan Red Tail Catfish ini.

Jika berbicara mengenai menu makan, ikan Red Tail Catfish ini cenderung rakus dan oportunis. Artinya ia akan memakan apapun yang bisa dimakan, terutama daging-dagingan seperti ikan kecil, potongan udang, dan lainnya.

Tapi justru sifat rakusnya itulah yang membuat Red tail Catfish membahayakan ikan-ikan lainnya di akuarium tersebut. Selain membuat ikan-ikan tidak kebagian makanan, ada satu masalah besar lagi.

Masalah tersebut adalah ketika terlalu banyak makan, maka Red Tail Catfish bisa muntah sewaktu-waktu. Dan itu tentu membahayakan ikan lain dari segi kualitas air yang bakal tercemar nantinya.

Kenapa bisa muntah?
Red Tail Catfish bisa muntah

Sudah menjadi hal yang wajar apabila Red Tail Catfish memakan sesuatu secara terus menerus, maka perutnya akan gemuk dan membesar. Yang menjadi masalah adalah ketika ikan ini terlalu banyak makan.

Meski perutnya besar, namun ada batasnya. Jika sudah melewati batas maka Red Tail Catfish akan mengeluarkan seluruh isi perutnya, dengan kata lain muntah.

Awalnya, mungkin tidak akan langsung terlihat. Biasanya proses muntahnya ini luput dari perhatian para penghobi. Butuh beberapa saat, baru kemudian si ikan berwajah doraemon ini mengeluarkan isi perutnya.

Dan ketika si penghobi melihat pasca kejadian, dia pun bingung apa akibatnya dan salah siapa.

Antisipasi dan penanganan ketika muntah
Antisipasi Red Tail Catfish yang muntah

Perlu kamu ketahui, akibat dari ikan Red Tail Catfish yang muntah adalah akuarium yang menjadi kotor. Sehingga kualitas air pun berkurang drastis dan ikan-ikan lainnya pasti bakal terganggu.

Untuk itulah perlu antisipasi, caranya adalah dengan membatasi jatah makannya. Sebagai juragannya, kamu bisa mengatur jatah makan sesuai ukuran tubuhnya juga.

Tidak ada takaran pasti berapa jatah makan yang tepat untuk ikan ini. Karena itu tergantung ukuran tubuh dan jenis menu makannya. Kalau kamu memang masih ragu, kamu bisa awasi terus meski ia sudah selesai makan. Dengan begitu kamu jadi tahu berapa takaran yang pas untuknya.

Kalaupun ternyata memang sudah terlanjur, ada langkah penanganan yang bisa kamu lakukan dengan bijak. Hal yang harus kamu fokuskan adalah menguras air akauriumnya terlebih dahulu. Baru kemudian kamu bisa menyedot beberapa gumpalan sisa-sisa makanan yang menjadi muntahan ikan Red tail Catfish tersebut.

Berbagai pengalaman dari teman-teman

Karena beberapa waktu sebelumnya, Nakama Aquatics sudah membicarakan hal ini, ada beberapa tanggapan yang menarik dari teman-teman.

Yang pertama dari @ridho_arguna. Ia mengatakan bahwa sampai pegel kalau punya ikan RTC, alias Red Tail Catfish. Hal itu karena terlalu sering menguras. Tentu ini sama seperti yang kita bahas tadi dimana ketika menangani ikan Red Tail Catfish, caranya adalah dengan menguras air akuarium.

Lalu @krisna.by_ juga membagikan pengalamannya. Awalnya ia menggabungkan ikan Betok dengan Red Tail Catfish. Pada awalanya ia tidak mengetahui bahwa hal itu sangat rentan. Dan benar saja, pada akhirnya si ikan Red Tail Catfish pun memakan ikan Betok. Anehnya, menurut ceritanya, Red Tail Catfish miliknya pun juga ikut meninggal dunia. Kalau mimin tebak, mungkin tersedak ketika sedang menelan.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa ikan Red Tail Catfish ini begitu rakus. Dan benar saja, teman kita bernama @diaz910 juga berbagi cerita bahwa saking rakusnya, ikan Red Tail Catfish pun memakan temannya sendiri. Sungguh mengerikan.

Bahkan yang bikin ngakak adlaah ada teman kita bernama @kodarusmanoday berpendapat bahwa ikan Red Tail Catfish adalah ikan yang pemalas. Ya, menurutnya Red Tail Catfish hanya mau memakan sesuatu yang ada di dekatnya saja. Dan sekalinya makan banyak, ikan ini bakal memakan semuanya.

Bahkan yang lebih parahnya lagi, ada juga teman kita, @bang_juliyanto bercerita bahwa ikan Red Tail Catfish miliknya muntah akibat habis memakan taknmate-nya sendiri yaitu ikan Kaviat. Sungguh menyedihkan. Namun mau bagaimana lagi, memang itulah karakter alami dari ikan Red Tail Catfish sebagai predator.

Menariknya, ada juga ikan Red Tail Catfish sebesar 40 cm milik @irhamffauzi yang muntah hingga membuat ikan-ikannya kejang-kejang hingga berujung KO. Kejadian itulah yang membuatnya menjadi pensiun main ikan predator.

Lalu @rey_han_pambudi juga bilang bahwa ikan Red Tail Catfish tidak ada akhlak. Ya, gilirin ikan tersebut tidak bisa mencerna, akhirnay malah membuat akuarium kotor. Parahnya jika pH dan media filter jelek, air auarium bisa burem akibat ikan Red Tail Catfish yang muntah.

Nah itulah beberapa penjelasan mengenai alasan kenapa ikan Red Tail Catfish bisa menjadi malapetaka di akuarium kamu. Jadi sebaiknya kamu mulai berhati-hati dan waspada ya. Semoga bermanfaat!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

//zuphaims.com/4/1236643