Kenapa Harga Ikan Hias berbeda-beda? Ini 5 Alasannya!!

Nakama Aquatics – Ikan hias memang sangat digandrungi oleh para pecinta ikan, alasan utamanya biasanya adalah untuk melepaskan stres.

Tapi ketika ingin membeli ikan hias, tentu ada harga yang harus dibayar. Dalam hal ini berupa uang. Nah, harga ikan hias tersebutlah yang menjadi salah satu faktor apakah seseorang akan membeli ikan hias tersebut atau tidak.

Masalahnya adalah ikan hias ini tentu memiliki harga yang berbeda-beda. Jadi harganya tidak selalu sama. Lalu apa sih alasannya kenapa ikan hias itu bisa punya harga yang berbeda-beda? Kamu penasaran? Yuk simak berikut!!

1. Ukuran tubuh

Semakin berketambahnya ukuran tubuh, tentu salah satu faktornya adalah soal makanan yang diberikan. Dan biasanya makanan itu juga memakan biaya. Sehingga semakin besar ukuran tubuh, semakin tinggi pula harga ikan hias tersebut.

Contohnya, seperti ikan Koki. Tentu harga ikan Koi berukuran 5 cm bakal berbeda dengan ikan Koki yang memiliki ukuran 15 cm. Jika hanya memperhatikan faktor ukuran tubuh, jelas ukuran 15 cm bakal lebih mahal dibandingkan yang ukurannya 5 cm.

2. Faktor kelangkaan

Selanjutnya alasan yang kedua adalah faktor kelangkaan. Seperti contohnya ikan hias yang berasal dari hasil impor dan belum bisa diternak atau dibudidayakan langsung di Indonesia, biasanya punya harga yang relatif mahal.

Seperti contohnya ikan yang belum bisa dibudidayakan di Indonesia dan saat ini masih murni hasil impor adalah ikan Payara, Paddlefish, Acipenser, dan masih banyak lagi ikan lainnya yang mungkin tidak bisa disebutkan satu per satu. Atau kamu ada tambahan ikan apa lagi yang langka dan masih impor?

3. Bentuknya eksotis

Lalu alasan yang ketiga adalah karena bentuknya eksotis. Tentu setiap ikan memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Dimana keunikan tersebutlah yang menjadi faktor seberapa eksotis sih ikan tersebut.

Contoh eksotis disini seperti bentuk ekornya, warna corak tubuhnya, mulutnya yang terlihat garang, dan lainnya.

Dan secara umum biasanya ikan predator punya daya tarik yang lebih tinggi, mengingat biasanya ikan predator cenderung punya bentuk tubuh yang aneh-aneh. Dan itu menjadi kesan eksotis tersendiri.

Meski begitu, ada juga ikan yang bukan predator, tetapi dianggap eksotis oleh beberapa orang seperti ikan Koi. Dengan coraknya yang menawan dan aduhai, tentu masih bisa memikat sebagian besar orang khususnya pecinta ikan.

4. Pengaruh tren

Kemudian penyebab atau alasan yang keempat adalah soal pengaruh tren. Semakin ngetren ikan tersebut di pasar, maka umumnya semakin tinggi pula harga ikan tersebut. Tentu ini sesuai ekonomi yang kita kenal dimana semakin tinggi permintaan maka semkain tinggi pula harganya.

Sebaliknya, jika biasanya peminat ikan hias tersebut sangat sedikit. Harganya pun bakal menurun drastis.

Jika kamu bingung, mungkin kita bisa mengambil contoh dari kasus ikan louhan. Dulu ketika booming, bisa jadi hargnya cenderung tinggi. Tetapi ketika ikan Louhan tidak menjadi tren lagi di kalangan masyarakat, harganya pun bisa dibilang cukup merosot. Bagaimana menurutmu? Apakah kamu punya pandangan atau contoh lainnya? Tulis di kolom komentar ya.

5. Genetik/kelainan khusus

Terakhir alasan yang kelima adalah karena punya genetik atau kelainan khusus. Seperti yang kita tahu bahwa seekor ikan hias bisa saja mempunyai genetik atau kelainan khusus seperti albino, platinum, short-body, leucistic, dan sebagainya.

Tentu harganya bakal berbeda-beda untuk setiap macam genetiknya. Apalagi jika seekor ikan hias punya gabungan dari genetik atau kelainan khusus ini. Seperti contohnya ikan tersebut platinum tapi juga punya tubuh short-body. Sudah pasti harganya bakal sangat mahal menjulang tinggi sampai menggetarkan jiwa miskin kita.

Nah itulah alasan kenapa harga ikan hias bisa berbeda-beda. Jadi sebenarnya semua balik ke kita masing-masing. Apakah harga ikan hias tersebut memang sesuai dan cocok dengan harapan kita? Jika cocok, jangan ragu untuk membelinya. Tetapi jika masih ragu, coba pikir ulang kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *