Bikin Jantungan!! 9 Ikan yang Ada di Sungai Kongo Afrika

Nakama Aquatics – Sungai Kongo adalah sungai terbesar di Afrika Tengah bagian Barat. Sungai ini memiliki panjang sekitar 4.700 km, menjadikannya sebagai sungai terbesar kedua di Afrika. Sungai ini mengalir melalui hutan hujan terbesar di dunia.

Sebagai golongan sungai yang berukuran sangat besar, tentu ada makhluk hidup di dalamnya termasuk ikan. Ikannya pun bukan ikan sembarangan. Mulai dari yang imut-imut, sampai yang garang pun ada.

Nah kamu mulai penasaran ikan apa aja sih yang ada di Sungai Kongo, Afrika? Yuk simak berikut!!

1. Elephantnose Fish

Pada urutan pertama ada si hidung panjang alias Elephantnose Fish. Ikan ini punya bentuk tubuh yang cukup unik. Warna tubuhnya hitam dengan strukur tubuh agak gepeng. Dan tentu yang jadi daya tarik utamanya adalah hidungnya yang panjang.

Di bagian badannyayang agak ke belakang mendekati ekor, ada semacam corak garis-garis warna kuning. Soal ukuran tubuh, ikan Elephantnose dapat tumbuh mencapai panjang 22,5 cm.

Di sungai Kongo, ia biasanya akan memakan cacing atau hewan kecil lain yang memungkinkan untuk masuk ke mulutnya. Dan perlu kamu ingat, meskipun ukurannya kecil, ikan ini termasuk spesies yang teritorial ya jika hidup dengan sesama spesiesnya. Berbeda jika ia hidup dengan spesies ikan lain, ia justru jadi ikan tipe pendamai.

2. Lungfish

Kemudian di urutan kedua ada ikan yang sangat unik yaitu Lungfish. Untuk spesies yang ada di Sungai Kongo, kaki dari ikan lungfish ini berbentuk seperti akar. Biasanya kakinya digunakan untuk berjalan, entah itu di daratan basah atau bisa juga di dalam air.

Perlu kamu ketahui nih, ikan Lungfish sangat jago lho kalau soal bertahan hidup. Beberapa sumber ada yang mengatakan Lungfish mampu hidup tanpa makanan selama 1 tahun, tetapi sumber yang lain ada juga yang mengatakan 3 tahun. Yang jelas, baik 1 maupun 3 tahun itu tetap saja merupakan kemampuan bertahan hidup yang hebat bagi hewan manapun.

Warna dari ikan Lungfish ini coklat dengan bintik-bintik hitam di sekujur tubuhnya. Tentu jika dilihat sekilas, sangat mirip dengan ikan purba.

Lalu yang harus kamu ketahui, ikan ini biasanya akan naik ke permukaan air untuk bernafas setiap 15 menit sekali. Dengan kata lain, ia bernafas menggunakan paru-paru primitif. Keren bukan? Apakah kamu ngefans dengan ikan yang satu ini?

3. Goliath Tigerfish

Selanjutnya di urutan ketiga ada ikan setengah harimau yaitu Goliath Tigerfish. Ada juga yang bilang, Goliath Tigerfish itu ‘ikan Piranha versi raksasa’. Kenapa bisa begitu? Lihat saja giginya, sudah seperti ikan Piranha dimana giginya tajam seperti pisau.

Tapi yang membedakan adalah Goliath Tigerfish ini punya badan yang cukup besar dibandingkan dengan ikan Piranha. Bayangkan saja, ikan ini mampu tumbuh sampai 210 cm alias 2,1 meter. Wow besar juga ya ternyata?

Kalau soal makanan, sudah tidak perlu ditanya, sebagai ikan predator dan dengan gigi-gigi tajamnya, ia bakal dengan mudah memakan ikan-ikan kecil.

4. African Tigerfish

Lalu di urutan keempat ada ikan yang cukup garang bernama African Tigerfish. Kalau dilihat sekilas, ikan ini hampir mirip seperti saudaranya yaitu Goliath Tigerfish.

Tubuhnya berwarna keperakan dengan bentuk lonjong. Bentuknya yang seperti itu membantunya untuk berburu mangsa di Sungai Kongo yang sangat luas dan cukup dalam. Memangnya ikan African Tigerfish makan apa sih? Nah jadi ikan African Tigerfish ini memakan ikan-ikan kecil yang masih hidup.

Soal ukuran tubuh, ia dapat tumbuh mencapai panjang hingga 105 cm alias 1,05 meter. Meski hanya setengah dari saudaranya, ukurannya cukup besar juga kan jika dibandingkan dengan jenis ikan lainnya?

5. Cichlid

Selanjutya di urutan kelima ada ikan Cichlid. Kalau membahas mengenai ikan Cichlid, banyak sekali jenisnya. Mulai dari Lamprologus, Nanochromis, Steatocranus, Tylochromis, Ctenochromis, dan masih banyak lagi.

Kamu harus tahu nih kalau ternyata jumlah ekor maupun spesies ikan Cichlid ini sangat banyak dan masif lho di Sungai Kongo. Kenapa bisa begitu? Kalau menurut WWF itu karena ikan Cichlid lebih peduli dalam merawat keturunan mereka sehingga anak-anak ikan Cichlid bsia bertahan hidup lebih lama dibandingkan spesies ikan lainnya.

Kebanyakan ikan Cichlid adalah omnivora. Itu artinya mereka bisa memakan tanaman air maupun daging seperti ikan kecil, cacing, hingga udang. Dengan semakin fleksibel variasi menu makanannya, kemampuan ikan Cichlid dalam bertahan hidup di Sungai Kongo tidak perlu diragukan lagi.

6. Killifish

Lalu di urutan keenam ada ikan bernama Killifish. Ikan ini juga punya banyak jenis lho mulai dari Congo Killifish, Cameroon Killifish, Red Barred Killifish, Elegant Killifish, Jewel Killifish, dan masih banyak lagi jenis ikan Killifish lainnya.

Di Sungai Kongo, Afrika, biasanya ikan Killifish bakal memakan arthropoda akuatik. Contoh Arthropoda akuatik seperti nyamuk, krustasea air, hingga cacing. Peran dari Killifish ini tentu sangat penting untuk menjaga ekosistem sungai tersebut.

Kalau berbicara mengenai ukuran tubuh, ikan Killifish dapat tumbuh mencapai panjang 15 cm. Yah meski umumnya bisa lebih kecil daripada itu. Karena memang ikan Killifish ini termasuk ikan kecil. Tapi jangan salah, meski tubuhnya kecil, ia mampu bertahan hidup di Sungai Kongo yang ekstrim dan kejam.

7. Freshwater Pufferfish

Berikutnya di urutan ketujuh ada ikan Freshwater Pufferfish. Ada juga yang menyebutnya Giant Puffer. Sekilas jika kamu melihat warna fisiknya, maka terlihat ada corak yang mirip seperti batik berwarna kombinasi antara hitam dan kuning keemasan.

Dengan warna yang seperti itu jelas bakal menarik minat para pecinta ikan. Lalu sama seperti ikan Puffer lainnya, bentuk tubuhnya membulat agak menyerupai bola. Dan sewaktu-waktu jika ia merasa terancam, maka tubuhnya akan mengembung seperti bola. Wow keren juga ya?

Tidak hanya itu lho!! Ternyata ikan Freshwater Pufferfish ini suka sekali memakan siput. Memangnya kuat ya giginya? Eeittss, jangan salah, justru giginya memang dirancang untuk memakan sesuatu yang agak keras seperti siput. Bahkan makanan berupa siput ini sangat penting untuknya agar giginya bisa terus terasah.

Yang bikin kamu terkejut adalah tubuh ikan ini mampu tumbuh mencapai 75 cm. Bagiamana menurutmu? Ukuran seperti itu sudah cukup besar atau masih cukup kecil? Yah, kalaupun memang agak kecil, tapi dengan kemampuan tubuhnya untuk mengembung dan gigi serinya yang terus terasah maka Sungai Kongo bukan jadi masalah.

8. Palmas/Bichir

Di urutan kedelapan ada ikan Bichir atau mungkin kamu lebih akrab memanggilnya dengan sebutan ikan Palmas. Palmas ini pun banyak sekali jenisnya. Mulai dari Palmas Senegal, Delhezi, Orna, dan masih banyak lagi.

Ikan Palmas ini punya bentuk fisik yang cukup unik. Bentuknya mirip seperti belut, hanya saja badannya lebih tebal dan punya sirip sehingga tampak seperti naga. Itulah kenapa ada juga beberapa orang yang menyebutnya sebagai ikan Naga.

Mereka termasuk ikan predator yang gemar sekali memakan ikan kecil, udang, sampai cacing darah. Biasanya ikan Palmas ini bakal memulung apapun sesuatu yang bisa dimakan asalkan muat di mulutnya.

Kalau berbicara mengenai panjang tubuh, karena banyak jenisnya, maka bermacam-macam pula panjang tubuh dari ikan Palmas. Mulai dari yang panjangnya 75 cm sampai 110 cm. Bagaimana menurutmu? Apakah ikan ini termasuk besar?

9. Catfish

Di urutan terakhir alias yang kesembilan adalah ikan Catfish alias ikan lele. Catfish ini banyak jenisnya lho mulai dari Silver Catfish, Aluminum Catfish, African Butter Catfish, Rough-head Sea Catfish, dan tentu masih banyak lagi jenisnya.

Sebenarnya kalau berbicara mengenai Catfish, tidak bisa digeneralisasi mengingat seluk-beluknya pasti bakal berbeda. Yang jelas ketika di Sungai Kongo, umumnya mereka bakal memangsa ikan kecil, udang, dan hewan kecil di air lainnya.

Dan ikan Catfish itu termasuk ikan tipe bawah. Yang artinya ia lebih sering mendiami bagian dasar atau bawah di Sungai Kongo, Afrika. Mulai dari untuk sembunyi, sampai berburu mangsa. Itu semua biasanya dilakukan di bagian dasar Sungai Kongo.

Nah itulah 9 ikan yang menghuni Sungai Kongo di Afrika. Mana nih yang merupakan ikan favoritmu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *