Channa Asiatica Si Ikan Gabus dari Negeri Tirai Bambu

Nakama Aquatics – Ikan Gabus pasti sudah tidak asing lagi di telinga kamu kan? Bagaimana kalau Gabus Asiatica, alias Channa Asiatica? Buat para Snakehead fish lovers pasti sudah tidak asing lagi dengan ikan yang satu ini.

Walaupun sebenarnya penyebutan resminya bukanlah Channa Asiatica, tapi Small Snakehead. Jadi Channa Asiatica itu adalah nama ilmiahnya. Semakin penasaran dengan ikan ini? Yuk simak berikut!!

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Actinopterygii

Ordo : Anabantiformes

Famili : Channidae

Genus : Channa

Spesies : C. asiatica

Nama Latin/Ilmiah : Channa asiatica

Bentuk Fisik

Bentuk fisik dari Channa Asiatica sebenarnya tidak jauh berbeda dengan jenis ikan Gabus lainnya. Hanya saja yang membedakan adalah dari sisi corak warnanya.

Warna utama dari Channa Asiatica adalah hitam, abu-abu, dan coklat. Sedangkan warna hiasannya yang berupa bintik-bintik adalah biru muda, coklat muda, hingga putih. Jadi jenis ikan Gabus yang satu ini sangat mudah dikenali.

Soal ukuran tubuh, dilansir dari situs resmi Seriously Fish, ikan Channa Asiatica dapat mencapai panjang hingga 35 cm.

Penyebaran wilayah

Sesuai judul, Channa Asiatica adalah ikan gabus endemik yang berasal dari negeri tirai bambu alias Cina. Walaupun memang beberapa ada yang ditemukan di Taiwan dan Jepang bagian selatan.

Makanan

Sebagai ikan gabus, Channa Asiatica adalah salah satu ikan predator.
Di alam liar, biasanya ikan ini sebagian besar memakan ikan hidup yang lebih kecil dan serangga. Tetapi kamu tahu nggak? Kalau ternyata di penangkaran ada yang bisa beradaptasi dengan baik lho dengan mengonsumsi pakan yang sudah mati.

Tips buat kamu yang ingin merawatnya adalah beri saja makanan berdaging seperti udang, cacing tanah, hingga potongan ikan. Perlu diingat bahwa Channa Asiatica tidak mau memakan makanan kering apa pun.

Bahkan ini yang paling penting, bahwa ikan Channa Asiatica tidak boleh diberi makan berupa daging mamalia maupun unggas seperti jantung sapi atau ayam karena beberapa lipid yang terkandung di dalam tubuhnya tidak dapat dimetabolisme dengan baik.

Pertanyaannya adalah, bagaiaman jika dipaksa mengonsumsi yang dilarang tersebut? Tentu berbahaya. Jiak mengonsukmsi yang dilarang tersebut bisa menyebabkan timbunan lemak berlebih dan bahkan degenerasi organ. Waah ngeri sekali ya?

Selain itu, ada pakan yang kurang disarankan yaitu ikan mas. Jika Channa Asiatica dipaksa memakan ikan mas, maka berpotensi membawa risiko parasit atau penyakit dan juga ikan mas ini cenderung tidak memiliki gizi sama sekali lho bagi ikan Channa Asiatica. Sekarang kamu mengerti kan kenapa sebaiknya jangan memberinya ikan mas?

Habitat & Karakteristik

Kira-kira di mana sih habitat ikan ini? Nah habitat ikan Channa Asiatica adalah daerah lembab, hutan hujan, kolam, danau, aliran sungai yang bergerak lambat di mana biasanya bersembunyi di celah-celah, hingga di antara akar atau tempat persembunyian serupa lainnya.

Ini bisa jadi informasi yang penting dan berharga. Buat kamu yang ingin memelihara ikan ini sebaiknya peliharalah di akuarium atau kolam dengan pergerakan arus air yang lambat dan ushakan beri banyak tanaman air ya, baik yang plastik atau yang asli

Karena habitatnya itulah, ikan Channa Asiatica bisa mentolerir alias sudah kebal dengan kondisi hipoksia. Buat kamu yang belum tahu, kondisi hipoksia adalah kondisi dimana tubuh kekurangan oksigen. Untuk mengatasinya, biasanya ikan ini mencoba menghirup oksigen secara langsung melalui permukaan air. Wow keren ya ternyata.

Temperamen

Sebenarnya saat masih muda, temperamen ikan Channa Asiatica baik-baik saja. Channa Asiatica cenderung jinak dan kalem dengan ikan lainnya.

Tapi begitu mereka sudah dewasa dan berpasangan, dikhawatirkan akan dibully oleh ikan Channa Asiatica. Jadi sebaiknya ikan gabus yang berasal dari negeri tirai bambu ini dipelihara sendirian saja dalam sebuah akuarium.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *