Hiu Paus Si Ikan Hiu Raksasa Pemakan Plankton

Nakama Aquatics – Kamu sudah pernah mengunjungi Raja Ampat? Ada apa di sana? Mungkin yang sudah pernah ke sana akan dengan lantang mengatakan “Hiu Paus”. Ya, ikan yang berukuran raksasa namun tetap imut untuk dilihat. Ikan ini memang mengundang decak kagum kita ketika melihatnya.

Sebuah penelitian baru yang dipimpin oleh Nova Southeastern University (NSU), di Amerika Serikat, menemukan bahwa hiu paus (Rhincodon typus) dapat hidup 130 tahun. Wah lama juga ya ternyata hidupnya, kamu juga ingin hidup selama itu?

Selain itu, mau tahu lebih dalam tentang ikan Hiu Paus yang lucu dan imut ini? Yuk langsung saja tanpa basa-basi kita kupas tuntas. Simak ulasan berikut.

 

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Chondrichthyes

Subkelas : Elasmobranchii

Ordo : Orectolobiformes

Famili : Rhincodontidae

Genus : Rhincodon

Spesies : R. typus

Nama Latin/Ilmiah : Rhincodon typus

Sumber gambar : Conservation International Indonesia

 

Bentuk Fisik

Sumber gambar : Conservation International

Bentuk fisik dari ikan Hiu Paus memang berbeda dengan ikan Hiu pada umumnya. Bentuknya lebih besar dan raksasa, lalu mulutnya yang sangat lebar. Ikan ini juga memiliki 5 pasang insang yang begitu besar. 2 mata yang kecil terletak di ujung depan kepalanya yang datar dan lebar.

Hiu Paus umumnya berwarna keabu-abuan dengan perut putih disertai corak bintik-bintik yang menghiasi tubuhnya. Panjang tubuhnya ini rata-rata dapat mencapai  97 meter dengan berat 9 ton. Wah gila nih ikan Hiu, besar banget ya?

 

Penyebaran wilayah

Sumber gambar : wikipedia.org

Sebagai ikan Hiu raksasa, tentu sudah hal yang wajar apabila menjadi penghuni semua lautan tropika dan ugahari yang bersuhu hangat. Nah meskipun biasanya Hiu Paus hidup berpetualang di tengah samudera luas, tetapi secara musiman biasanya ikan ini terlihat mencari makanan di sekitar pesisir benua.

Pesisir benua? Di mana saja itu? Nah pesisir benua yang dijelajahi ikan Hiu Paus adalah Australia Barat, Afrika Selatan (pnatai selatan dan timur), Belize, Filipina, India, Honduras, Madagaskar, Meksiko, Mozambik, Tanzania, Zanzibar, dan bahkan Indonesia.

Apa? Indonesia? Iya, benar, mereka juga berada di Indonesia lho. Di Indonesia, Hiu Paus bisa ditemukan di seluruh perairan yang beriklim tropis dan hangat. Tetapi, kemunculannya baru saja diketahui di sejumlah daerah saja seperti Nabire dan Kaimana (Papua Barat), Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Sabang (Aceh), Situbondo (Jawa Timur), dan Nusa Tenggara.

 

Makanan

Sumber gambar : Conservation International

Meski memiliki tubuh yang sangat besar, bukan berarti makanannya juga besar ya. Jangan salah, justru makanan ikan Hiu Paus adalah plankton lho. Mereka memakan plankton atau di Indonesia Timur makanannya dikenal dengan sebutan ikan furi. Hiu Paus juga diketahui memakan ikan-ikan kecil dan juga hamburan jutaan telur serta sperma ikan yang melayang-layang di air laut semasa musim memijah gerombolan ikan.

Sebenarnya prinsip Hiu Paus ketika makan itu sederhana kok. Pertama nih ya, Hiu Paus secara pasif akan membuka mulutnya lebar-lebar sambil berenang secara perlahan-lahan. Kemudian, si Hiu Paus ini membiarkan air laut masuk secara bebas dan keluar di belakang rongga mulut melalui celah insangnya. Lalu makanannya? Makanannya tentu tersaring oleh lembar-lembar penyaring di mulut Hiu paus dong.

Tetapi kadang-kadang Hiu Paus ini juga aktif lho membuka dan menutup mulutnya agar air laut yang terhisap nanti masuk ke dalam rongga mulut lalu tertekan keluar melalui celah insang Hiu Paus. Dan kamu tahu? Agaknya deretan gigi-gigi kecil di mulut ikan ini tidak berperan dalam proses makan lho. Menarik kan?

Sesekali, Hiu Paus terlihat seperti ‘batuk’ dalam air. Hahaha lucu juga ya, eeittss tapi bukan sakit seperti kita yang manusia ya. Bisa jadi ini mekanisme untuk membersihkan lembaran filter dari kotoran yang menyumbatnya. Faktanya, Hiu Paus itu bermigrasi dalam jarak jauh untuk mendapatkan makanannya lho, dan bisa juga untuk berkembang biak.

 

Habitat & Karakteristik

Sumber gambar : Conservation International Indonesia

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa Hiu Paus berhabitat di samudera tropis dan lautan yang beriklim hangat. Ikan ini mampu menyelam hingga kedalaman 1,286 meter alias 4,219 kaki. Wah dalam sekali ya ternyata.

Nah dilansir dari Scientific Repository Institut Pertanian Bogor, ciri-ciri habitat Hiu Paus adalah laut yang sedikit berawan, arus permukaan relatif tenang, dan angin utara berkecepatan rendah. Dan biasanya nih suhu permukaan air laut berada ada pada kisaran suhu antara 28,0-29,5 derajat Celcius.

 

Temperamen

Sumber gambar : Conservation International Indonesia

Terlepas dari ukurannya yang begitu besar dan mungkin bisa dibilang raksasa, Hiu Paus diketahui tidak berbahaya kok bagi manusia. Hiu Paus adalah hewan laut yang jinak dan kadang-kadang membiarkan para penyelam menungganginya.

Yah walaupun tindakan ini tersebut sebenarnya tidak dibenarkan sih oleh para peneliti ikan Hiu dan konservasionis. Tapi itu menjadi bukti bahwa Hiu Paus itu cukup lembut kok dan dapat diajak bermain-main oleh para penyelam. Keren kan?

 

Catatan khusus

Bersama hiu lain yang masuk dalam kelompok hiu, perkembangbiakan hiu paus berjalan sangat lambat dan itu membuat mereka rentan dari ancaman kepunahan. Seperti dilansir Dalam Daftar Merah International Union for Conservation of Nature (IUCN Red List), Hiu Paus ditetapkan berstatus vulnerable (atau rentan terhadap kepunahan).

Nah tidak hanya IUCN Red List lho, tetapi pemerintah Indonesia juga bertindak tegas dalam hal ini. Sejak 2013, Pemerintah RI melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengeluarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No.18 Tahun 2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus.

Dengan begitu, terhitung sejak waktu tersebut, Hiu Paus dilindungi secara penuh di Indonesia. Perlindungan tersebut pastinya sangat penting dong untuk dilakukan, karena Hiu Paus di Indonesia ini masih menjadi perburuan liar. Miris banget kan? Ngomong-ngomong, selain Indonesia, negara lain yang sudah mengeluarkan perlindungan penuh, adalah India, Filipina, dan juga Taiwan.

3 thoughts on “Hiu Paus Si Ikan Hiu Raksasa Pemakan Plankton

  • November 23, 2018 at 7:53 am
    Permalink

    Pengen diving gitu ihh , tapi berenang aja gabisa

    Reply
    • January 4, 2019 at 3:19 pm
      Permalink

      Coba belajar, kalau nggak salah banyak kan semacam trainingnya. Semangat!!!

      Reply
  • December 26, 2018 at 6:51 am
    Permalink

    astagfirulloh serem sekali, perbandingan nya sangat jauh

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *