Kamu Harus Tahu! Inilah 5 Media Filtrasi Biologis yang Populer

Nakama Aquatics – Media filtrasi yang berperan cukup penting adalah filtrasi biologis. Terdapat banyak sekali macam-macam media filtrasi biologis, namun hanya ada 5 media filtrasi biologis yang cukup populer di kalangan masyarakat, hobiis, hingga kolektor.

Baca juga : 3 Proses Filtrasi Pada Aquarium dan Kolam

Tujuan dari proses filtrasi secara biologis adalah untuk menguraikan amonia menjadi nitrit kemudian nitrit menjadi nitrat dengan bantuan bakteri. Jadi cara kerjanya air tinggal dialirkan melalui media biologis yang di dalamnya terdapat bakteri-bakteri pengurai yang nantinya akan membuat air dengan bahan beracun menjadi bahan yang kurang (atau bahkan tidak) beracun.

 

1. Bioball

Media Filtrasi Biologis BioballSumber gambar : giobelkoicenter.com

Media filtrasi yang pertama adalah bioball yang biasanya sering kita temukan berwarna hitam dan biru. Bioball begitu populer dan banyak digunakan karena terjangkau harganya. Bentuk bioball adalah bola dengan bentuk pola bergerigi.

Perlu diketahui, bioball sebenarnya tidak akan bekerja efektif apabila kondisi airnya tenang atau tidak bergerak. Maka dari itu Anda perlu membuat bioball terus bergerak, atau Anda bisa coba cara wet/dry seperti yang dilakukan oleh para profesional.

Karena bioball berbentuk seperti gerigi, bukan berarti fungsi bioball adalah untuk menyaring, melainkan media atau tempat hidupnya mikroorganisme/bakteri. Bakteri dalam hal ini adalah bakteri yang mengutungkan untuk mengurai air yang berbahaya menjadi air yang aman bagi ikan.

 

2. Ceramic Ring

Media Filtrasi Biologis Ceramic RIngSumber gambar : tripleclicks.com

Media filtrasi biologis lainnya adalah ceramic ring yang sama populernya seperti bioball, hal ini dikarenakan harganya yang cukup terjangkau bagi sebagian besar orang. Bentuk ceramic ring juga bisa kita kenali dari bentuknya yang silinder dan solid. Sehingga tidak ada pori-pori di dalamnya seperti bioball. Ceramic ring sering dijumpai di toko-toko kebanyakan adalah berwarna putih.

 

3. Kaldnes Media (K1)

Media Filtrasi Biologis Kaldnes Media K1Sumber gambar : alibaba.com

Kemudian yang selanjutnya adalah Kaldnes Media atau Anda bisa menyebutnya K1. Performa Kaldnes Media atau K1 memang sangat baik dibandingkan Bioball dan Ceramic Ring. Hal inilah yang menyebabkan beberapa hobiis ikan atau kura-kura menggunakan Kaldnes Media sebagai media filtrasi biologis mereka.

Fungsi Kaldnes Media atau K1 akan berjalan dengan maksimal apabila Anda mengikuti penggunaan Moving Bed Filter. Maksudnya apa? Jadi Kaldnes Media akan bekerja lebih efektif apabila selalu bergerak atau berputar, Anda bisa menggunakan aerator atau wave maker untuk membuatnya berputar dan bergerak.

 

4. Crystal Bio

Media Filtrasi Biologis Crystal BioSumber gambar : teichpoint.de

Yang keempat adalah Crystal Bio, mungkin sebagian orang saja yang familiar dengan media filtrasi yang satu ini. Anda juga termasuk orang yang familiar dengan Crystal Bio? Oh iya, Crystal bio memiliki kinerja yang sangat baik dan efektif dibandingkan ketiga media filtrasi sebelumnya (Bioball, Ceramic Ring, dan Kaldness Media).

Kenapa bisa begitu? Karena tentu saja permukaannya lebih luas sehingga dapat menampung bakteri pengurai amonia lebih banyak lagi dibandingkan ketiga media filtrasi sebelumnya. Bentuk Crystal bio juga sangat mudah dikenali, berbentuk menyerupai Crystal yang tumpul dan terdapat pori-pori kecildi setiap bagiannya.

 

5. Marine Pure

Media Filtrasi Biologis Marine PureSumber gambar : cermedia.com

Dan media filtrasi yang terakhir adalah Marine Pure. Mungkin sebagian besar orang tidak familiar dengan media filtrasi yang satu ini karena jarang ada dan harganya pun cukup merogoh kocek. Tetapi harga yang mahal akan selalu sebanding dengan kualitas yang dimiliki oleh Marine Pure.

Marine Pure memiliki ciri-ciri bentuk yang hampir sama dengan Crystal Bio, hanya saja Marine Pure umumnya berbentuk kotak-kotak. Berkat teknologi Thin bio-film, Marine Pure memiliki kinerja yang paling efektif dan dapat menampung hingga lebih dari ribuan bakteri per kotaknya.

Mungkin Anda bertanya, “Apa itu teknologi Thin bio-film?”. Jadi teknologi Thin bio-film adalah teknologi yang mengombinasikan antara luas permukaan yang luas dengan pori-pori yang terbuka dan saling berhubungan satu sama lain. Uniknya, Marine Pure memiliki banyak sekali pori-pori sehingga air bisa mengalir melewati bagian Marine Pure. Tidak seperti media-media filtrasi lain yang umumnya berbentuk padat sehingga tidak bisa dilalui air.

Bahan dari Marine Pure juga aman sehingga tidak membahayakan bagi penghuni tank, akuarium, atau kolam. Dengan kinerja Marine Pure yang sangat efektif, media filtrasi yang satu ini bsia mengurangi perawatan tank Anda. Kemudian Anda bisa menampung lebih banyak lagi ikan yang ada di dalam tank.

Manakah diantara 5 berikut yang merupakan media filtrasi biologis paling baik? Tentu saja Marine Pure, tapi apakah Anda harus memiliki Marine Pure? Tidak, tidak harus. Karena itu semua bergantung dari seberapa luas tank yang Anda miliki, jumlah ikan yang ada di dalamnya, makanan ikan Anda, budget yang Anda miliki, dll.

Dan itulah 5 media filtrasi biologis yang populer digunakan oleh masyarakat. Manakah media filtrasi biologis yang Anda miliki? Semoga pembahasan mengenai kelima media filtrasi biologis tersebut dapat bermanfaat bagi Anda.

10 thoughts on “Kamu Harus Tahu! Inilah 5 Media Filtrasi Biologis yang Populer

  • December 4, 2018 at 11:43 pm
    Permalink

    Baru sempet baca postingan ini hari ini, dan ternyata
    kontennya menarik banget. Kayaknya aku akan sering
    mampir di mari, semangat update terus kontennya ya min.

    Reply
  • December 5, 2018 at 4:20 am
    Permalink

    Mampir disini karena ada temen share postingan ini. Dan emang keren, memberi pencerahan min hehe.

    Reply
    • January 4, 2019 at 3:17 pm
      Permalink

      Mantap, syukurlah kalau begitu hehehehe. Jangan lupa subscribe channel Youtube Nakama Aquatics ya.

      Reply
  • December 22, 2018 at 7:15 am
    Permalink

    Makasi, infonya sangat bermanfaat. Saya pembaca setia di blog ini.
    Kontennya bener-bener joss…

    Reply
  • January 3, 2019 at 6:30 am
    Permalink

    Admin, bisa lebih sering update artikel gak? kadang lama banget nunggu update-nya.
    Padahal konten-kontenmu selalu bagus loh

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *