Peacock Bass Blue Azul Si Roket Bersirip Biru

Nakama Aquatics – Siapa sih yang tidak kenal dengan ikan Peacock Bass? Ikan ini begitu populer di kalangan pecinta predator di Indonesia. Serius, mengapa? Selain harganya murah, tampangnya garang, dan mudah dipelihara. Tapi kali ini kita akan membahas Peacock Bass lebih spesifik, yaitu jenis Peacock Bass Blue Azul.

Ikan ini sering mendapat julukan sebagai “Blue Peacock Bass” karena ciri fisik khas miliknya yang berwarna biru pada bagian ujung sirip dan ekor. Ikan ini banyak digandrungi pecinta ikan predator mulai dari kelas menengah hingga kelas atas.

Bicara soal Peacock Bass Blue Azul, merawatnya juga gampang-gampang susah kok. Jadi tidak ada salahnya kan menambahkan ikan ini ke dalam daftar koleksi ikan Anda? Tapi sebelum membeli ikannya, yuk simak artikel berikut supaya meminimalisir risiko kematian ikan ketika Anda memeliharanya.

 

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Actinopterygii

Ordo : Perciformes

Famili : Cichlidae

Genus : Cichla

Spesies : C. piquiti

Nama Latin/Ilmiah : Cichla piquiti

Peacock Bass Blue Azul Si Roket Bersirip BiruSumber gambar : pinterest.com

Bentuk Fisik

Bentuk Fisik Peacock Bass Blue Azul Sumber gambar : bluegrassaquatics.com

Sesuai julukannya yaitu, “Si Roket Bersirip Biru”. Peacock Bass Blue Azul memiliki warna tubuh hijau keperakan dan terdapat corak garis pada tubuhnya. Kemudian tidak hanya itu, bagian siripnya terdapat warna biru terang serta mutiara-mutiara berbentuk bulat yang semakin membuat ikan ini tampak mempesona.

Dilihat dari lekuk-lekuk tubuhnya, Peacock Bass Blue Azul memiliki bentuk yang sama dengan jenis-jenis Peacock Bass lainnya. Mulai dari bagian bawah mulut yang lebih maju, bentuk sirip atas yang khas, sampai dengan bentuk badannya. Justru karena bentuknya yang sama dengan Peacock Bass lainnya inilah yang membuat banyak orang kebingungan membedakannya.

Tapi untuk jenis Peacock Bass Blue Azul lebih mudah karena pada bagian ujung ekor dan bagian sirip atas terdapat warna biru yang menyala. Ditambah dengan loreng-loreng tebal berwarna hitam dan mengarah vertikal yang membuatnya juga tidak terlalu susah untuk membedakan ikan ini dengan jenis Peacock Bass lainnya.

Dan tahukah Anda? Berdasarkan jurnal dari S.O. Kullander dan E.J.G. Ferreira pada tahun 2006, ikan yang memiliki nama latin Cichla Piquiti ini mampu tumbuh mencapai panjang 43 cm. Dan ikan ini termasuk dalam kategori ikan yang memiliki pertumbuhan sangat cepat.

Oh iya, perlu Anda ingat bahwa semakin indah marking (warna corak pada tubuh) seekor Peacock Bass Blue Azul, maka semakin mahal pula harganya. Tapi tahukah Anda bahwa marking ikan ini ternyata dipengaruhi oleh background tank?

Di alam liar, ikan ini beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Tidak hanya ikan Pari, bahkan Peacock Bass Blue Azul pun juga beradaptasi dengan warna di sekelilingnya.

Jadi jika background yang digunakan gelap maka marking akan lebih tajam dan gelap karena penyesuaian tersebut. Begitu juga sebaliknya, ketika background terang maka marking akan menjadi lebih terang. Tapi tentu warna background pada tank tidak bisa dijadikan patokan. Karena ada begitu banyak faktor yang mempengaruhi marking seperti makanan, faktor genetik, kualitas air, dll.

 

Penyebaran wilayah

Ikan dengan sirip dan ekor yang berwarna biru ini menyebar dari utara Amerika Selatan di kolombia, Venezuela, Guianas, hingga Brasil. Ikan ini memang bisa dikatakan memiliki penyebaran wilayah yang cukup luas.

 

MakananSumber gambar : pinterest.co.uk

Peacock Bass Blue Azul merupakan ikan yang sangat rakus soal makanan. Memiliki rahang dan mulut yang besar serta dilengkapi tubuh yang ideal, cara berburu ikan ini tidak main-main. Ikan ini mengandalkan kecepatan dan kegesitan dalam berburu mangsa. Maka tidak heran apabila ikan ini begitu digemari banyak orang karena proses berburu mangsa yang enak untuk ditonton.

Di alam liar, Peacock Bass Blue Azul biasa memakan ikan yang lebih kecil. Begitu melihat ada ikan kecil, Peacock Bass Blue Azul langsung menyergap dengan cepat. Kemudian ikan ini langsung berbalik arah menuju tempatnya semula ketika melihat mangsa tadi. Hampir dipastikan akan sangat sulit seekor mangsa untuk menghindari serangan si roket bersirip biru ini.

Sedikit tips, Peacock Bass Blue Azul termasuk ikan predator dengan pertumbuhan yang sangat cepat. Tapi ingat, tetap beri variasi makanan kecil yang lain (entah itu berupa potongan udang, cacing, ulat, atau potongan ikan lain). Karena faktor makanan sudah pasti sangat mempengaruhi gizi seekor ikan secara signifikan.

Habitat & Karakteristik

Sumber gambar : predatoryfishkeepers.com

Habitat Peacock Bass Blue Azul adalah perairan dengan arus yang kencang. Tapi tidak jarang juga loh ikan ini ditemukan di perairan yang tenang (arus sangat pelan). Habitatnya sering menjadi tempat spot memancing, karena mengingat ikan ini memang ikan yang sangat cocok untuk dijadikan lawan memancing.

Ketika Anda memelihara si roket bersirip biru ini, jangan pernah memberi ornamen berupa kayu-kayu yang tajam karena akan melukai badannya. Anda boleh memberi ornamen apapun asalkan jangan yang berbentuk tajam. Ornamen yang tidak tajam contohnya seperti batu-batuan, rumah-rumahan, dll. Anda juga bisa kok menambahkan beberapa jenis tanaman air dan substrat pasir agar semakin mempercantik tank Anda.

Ikan ini memiliki karakter yang cenderung lebih sering diam di tempat. Memang sesekali ikan ini bergerak untuk sekedar eksplorasi atau bahkan untuk berburu. Meskipun ikan ini lebih sering diam, tetapi lain cerita ketika Anda memberinya makan. Si roket bersirip biru ini mampu membuat mata Anda terpukau dan takjub.

Temperamen

Sumber gambar : youtube.com

Temperamen Peacock Bass Blue Azul bukan kategori ikan yang berbahaya. Yang perlu diperhatikan hanya ukuran tankmate ikan ini tidak boleh terlalu kecil karena dikhawatirkan Peacock Bass Blue Azul akan menganggapnya sebagai mangsa. Bahkan saking bersahabatnya, ikan ini sering dijumpai satu tank bersama ikan Arwana, Alligator, Pari, dll.

 

Catatan khusus

Saat ini belum ada catatan khusus mengenai populasi dari beberapa sumber termasuk Wikipedia karena dari pihak IUCN belum melakukan evaluasi terhadap Peacock Bass Blue Azul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *